Pelatih Persib Bandung Igor Tolic tetap yakin bisa meraih kemenangan meskipun tiga pemain andalannya absen dalam laga playoff AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 kontra Manila Digger. Pertandingan penting ini digelar Senin, 31 Agustus 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dan menjadi penentu tiket lolos ke final. Dengan absennya tiga pilar sekaligus, Tolic mesti menyesuaikan strategi dan membuktikan kedalaman skuad yang dimiliki. Namun, ia menegaskan bahwa timnya tetap siap menghadapi tantangan ini.
Ketiga pemain yang dipastikan absen adalah gelandang Luciano Guaycochea dan Gakuto Notsuda serta pemain serba-boleh Sandy Walsh. Mereka terpaksa absen karena masih menjalani proses pemulihan cedera. Kondisi ini tentu saja memaksa Tolic untuk mencari solusi baru di lapangan agar tidak kehilangan keseimbangan tim. Meski demikian, ia menegaskan bahwa semua pemain tetap fokus dan bersiap mental untuk bertarung di lapangan.
Sejak awal musim, Tolic sudah menyiapkan rencana cadangan untuk situasi seperti ini. Ia percaya bahwa kekuatan tim bukan hanya ditentukan oleh individu, tetapi juga kemampuan kolektif. Dengan tersedianya trio Marc Klok, Adam Alis, dan Thom Haye, ia yakin lini tengah tetap kompak dan produktif. Kompetensi ketiganya saling melengkapi, sehingga bisa menyeimbangkan permainan meski tanpa dua gelandang kunci.
Marc Klok diproyeksikan sebagai pengatur tempo dan pemimpin di tengah lapangan. Kemampuannya dalam mengatur alur permainan dan memberi arah kepada rekan-rekan diharapkan bisa menjadi tulang punggung serangan. Di sisi lain, Adam Alis akan memberikan energi dan mobilitas dinamis. Kehadirannya di lini tengah diharapkan bisa menciptakan celah bagi serangan cepat dan dukungan ofensif.
Thom Haye, yang juga menjadi gelandang Timnas Indonesia, menjadi pilihan kunci untuk mengisi kekosongan. Pengalamannya di kancah internasional dan kemampuan distribusi bolanya yang baik diharapkan bisa menjaga kelancaran serangan. Tolic menilai kemampuan adaptif Haye sebagai aset penting dalam situasi genting seperti ini.
Tolic menegaskan bahwa manajemen tim tetap mendukung penuh keputusannya. Ia menyampaikan bahwa semua keputusan di ambang linius selalu melibatkan pertimbangan medis dan performa. "Mereka tidak bisa bermain tapi, kami pun terus mencari solusi atas cedera mereka," ujurnya. Ia menekankan bahwa pemulihan pemain menjadi prioritas, namun kompetisi tidak bisa ditunda hanya karena hal itu.
Dari sisi lain, Tolic juga menilai kesiapan mental para pemain yang tersedia sebagai faktor krusial. Ia menyadari bahwa tekanan dalam laga eliminasi langsung bisa memengaruhi kinerja. Oleh karena itu, ia selalu memastikan para pemain tetap tenang dan fokus pada target yang telah ditetapkan. Komunikasi di antar pemain pun dijaga agar tetap harmonis meski kondisi tim berubah.
Secara psikologis, kepercayaan diri yang ditunjukkan Tolic ini justru bisa menjadi modal besar. Ia tahu persis apa yang dibutuhkan tim untuk tetap kompetitif. Dengan pendekatan yang realistis dan fleksibel, ia berupaya memaksimalkan potensi yang dimiliki. Ini mencerminkan sifat pemimpin yang matang dan pengalaman panjangnya di kancah profesional.
Sementara itu, dukungan dari pihak klub juga diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan. Infrastruktur, logistik, serta dukungan emosional dari ofisial klub diharapkan bisa menjadi pendorong motivasi tambahan. Semua pihak berupaya memberikan kondisi terbaik agar Persib bisa tampil maksimal di laga nanti.
Tolin menegaskan bahwa ia tetap membuka ruang bagi pemain yang pulih untuk kembali bergabung jika memang sudah siap secara medis. Namun, untuk laga nanti, keputusan kerasnya tetap pada kombinasi pemain yang paling optimal secara taktik. Ia menilai keseimbangan antara ofensif dan defensif sebagai kunci utama dalam pertandingan ini.
Proyeksi ke depan, Tolic menyatakan bahwa ia akan tetap mengandalkan prinsip kolektif dan kesiapan mental. Jika tim berhasil melaju ke final, ia berjanji akan tetap menjaga semangat dan konsistensi. Persib tentu saja menjadi salah satu tim yang paling digemari di Indonesia, sehingga dukungan dari suporter juga diharapkan bisa menjadi kekuatan tambahan di lapangan.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, laga ini juga menjadi ajang uji coba bagi pemain muda yang ingin tampil di kancah internasional. Kehadiran sejumlah nama muda dalam skuad ini menjadi peluang emas untuk membuktikan kapasitas diri. Semoga hasilnya bisa memberikan inspirasi bagi generasi pemain muda di Tanah Air.
Dengan semangat dan tekad yang telah ditunjukkan, Persib diharapkan bisa melaju ke babak final dan membawa pulang trofi. Kemenangan di tangan Manila Digger bukanlah hal mustahil, terutama dengan dukungan penuh dari seluruh lapisan pendukung. Semoga pertandingan nanti bisa memberikan kemenangan yang membahagiaan bagi seluruh penggemar.