Ajax Amsterdam tampil dominan saat melawat ke Stadion Sportpark Schoonenberg dalam lanjutan Liga Belanda, Minggu (30/8). Skuad asuhan Michel tersebut sukses membungkam SC Telstar dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini menjadi sinyal kebangkitan bagi klub berjuluk 'de Godenzonen' tersebut setelah beberapa laga sebelumnya tampil inkonsisten.
Dalam pertandingan ini, perhatian publik sepak bola Indonesia tertuju pada posisi penjaga gawang. Kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, terpaksa harus mendekam di bangku cadangan sepanjang laga. Pelatih Michel lebih memilih untuk mengandalkan sosok berpengalaman, Marc Andre ter Stegen, untuk mengawal mistar gawang Ajax sejak menit pertama.
Keputusan ini tentu menjadi catatan tersendiri bagi para pendukung Paes di tanah air. Rotasi di posisi kiper merupakan hal lumrah dalam kompetisi Eropa yang menuntut kedalaman skuad mumpuni. Ter Stegen yang memiliki jam terbang tinggi di kancah internasional memberikan rasa aman bagi lini pertahanan Ajax sepanjang 90 menit pertandingan.
Ajax membuka keunggulan melalui aksi Davy Klaassen pada menit ke-37. Pemain tengah tersebut berhasil memanfaatkan umpan terukur dari Steven Berghuis untuk menggetarkan jala gawang lawan. Gol ini sempat memicu momentum bagi Ajax, meskipun mereka sempat mengalami kendala teknis di akhir babak pertama.
Drama sempat terjadi di menit ke-44 ketika Julian Brandt mencetak gol. Namun, wasit menganulir keputusan tersebut setelah meninjau tayangan ulang melalui Video Assistant Referee (VAR). Pemain Ajax dinyatakan berada dalam posisi offside sebelum proses gol terjadi, memaksa skor 1-0 tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Ajax menunjukkan intensitas permainan yang lebih tinggi. Mereka tidak memberikan ruang bagi pemain Telstar untuk mengembangkan serangan. Hasilnya, Steven Berghuis mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-56 setelah menerima assist dari Oscar Gloch, memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Dominasi tim tamu semakin nyata saat Toluwalase Arokodare menambah pundi gol bagi Ajax hanya empat menit berselang. Berghuis kembali menjadi aktor kunci dengan memberikan assist keduanya dalam pertandingan tersebut. Performa impresif ini membuktikan ketajaman lini serang Ajax yang mulai menemukan ritme permainan terbaik mereka musim ini.
Pesta gol Ajax ditutup oleh Marcos Leandro pada menit ke-78. Ia berhasil memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti yang gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan pertahanan Telstar. Skor 4-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, mengunci kemenangan meyakinkan bagi tim tamu.
Kemenangan ini menempatkan Ajax di posisi keempat klasemen sementara Liga Belanda dengan raihan tujuh poin dari tiga pertandingan. Mereka kini terpaut lima angka dari AZ Alkmaar yang kokoh di puncak klasemen. Konsistensi menjadi kunci bagi Ajax jika ingin mengejar ketertinggalan poin tersebut di pekan-pekan berikutnya.
Bagi Maarten Paes, status cadangan ini menjadi tantangan tersendiri untuk membuktikan kualitasnya di sesi latihan. Kompetisi yang sehat di dalam skuad Ajax diharapkan mampu memacu performa kiper utama Timnas Indonesia tersebut. Pelatih Michel tentu memiliki pertimbangan taktis tersendiri dalam menentukan komposisi pemain di setiap laga.
Tren positif ini diharapkan terus berlanjut bagi Ajax dalam mengarungi sisa musim yang panjang. Kemenangan dengan skor mencolok memberikan suntikan kepercayaan diri bagi para pemain muda maupun senior di dalam tim. Ajax kini mulai dipandang sebagai salah satu penantang serius perebutan gelar juara Liga Belanda musim ini.
Ke depannya, rotasi pemain kemungkinan besar akan kembali dilakukan oleh tim pelatih mengingat padatnya jadwal pertandingan. Maarten Paes dipastikan akan terus berjuang mendapatkan menit bermain demi menjaga konsistensi performa, baik di level klub maupun saat membela Timnas Indonesia di ajang internasional.