Olahraga

Timnas Indonesia Buka Piala AFF 2026 dengan Kemenangan Tipis Atas Kamboja

Ringkasan

  • Timnas Indonesia mengunggul 1-0 atas Kamboja di laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 berkat gol debut Mitchell Baker pada menit keenam di Stadion Pakansari, Senin (27/7).

Tim Garuda memulai kampanye Piala AFF 2026 dengan tiga poin penuh usai mengalahkan Kamboja 1-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Senin malam. Satu-satunya gol dicetak oleh pemain naturalisasi Mitchell Baker pada menit keenam, menjawab keraguan soal efektivitas lini depan Timnas di era pelatih John Herdman.

Gol itu lahir dari situasi bola mati. Thom Haye mengantarkan umpan presisi dari tendangan bebas di sayap kiri, dan Baker — yang baru pertama kali memakai jersi Timnas — melesat lebih tinggi dari bek Kamboja untuk menundukkan bola ke gawang kiper Kimhuy Hul. Tendangan bebas itu sendiri didapatkan usai Ivar Jenner digulingkan di zona tengah lapangan.

Kemenangan ini menandai debut resmi Herdman di kancah turnamen bergengsi Asia Tenggara. Pelatih asal Kanada itu mempercayakan formasi 3-5-1-1 dengan Nadeo Argawinata di bawah mistar, lini tiga bek Sandy Walsh, Rizky Ridho, dan Shayne Pattynama, serta Marc Klok mengatur tempo di tengah bersama Ivar Jenner dan Thom Haye. Dony Tri Pamungkas dan Eliano melengkapi sayap, sedangkan Beckham Putra bertindak sebagai playmaker di belakang Baker.

Pemilihan Baker sebagai penyerang tunggal jadi sorotan tersendiri. Pemain kelahiran Inggris, 24 Juni 2004, itu dipanggil Herdman usai membuktikan kemampuan mencetak gol di liga Belanda dengan RKC Waalwijk. Di menit-menit awal, ia menunjukkan gerakan cerdas di ruang sempit dan kemampuan finishing yang tenang — kualitas yang selama ini jadi keluhan utama Timnas.

Kamboja, yang diperkuat sejumlah pemain naturalisasi seperti Hikaru Mizuno dan Yudai Ogawa, sempat mencoba membalas di babak kedua. Namun, lini pertahanan Indonesia yang dipimpin Rizky Ridho berjalan kompak, didukung penyelamatan Nadeo Argawinata pada beberapa situasi berbahaya. Herdman juga melakukan rotasi di menit-menit akhir untuk menjaga kelelahan pemain jelang jadwal padat.

Hasil ini menempatkan Indonesia di puncak klasemen sementara Grup A bersamaan dengan gol difference yang lebih unggul dibanding lawan grup lain. Format turnamen kali ini memungkinkan dua tim teratas masing-masing grup lolos ke babak semifinal, sehingga kemenangan pembuka jadi modal psikologis berharga.

Secara taktis, Herdman menerapkan pressing tinggi di 15 menit pertama — strategi yang langsung berbuah gol. Kendati intensitas turun seiring berjalannya waktu, struktur tim tetap terjaga. Klok dan Haye saling menutupi, memungkinkan Jenner lebih bebas menyerang ruang. Di sisi lain, Pamungkas dan Eliano sering bertukar posisi, menciptakan kebingungan bagi bek Kamboja.

Baker sendiri mengakui kepercayaan Herdman jadi motivasi utama. "Saya hanya ingin membayar kepercayaan pelatih dan tim," ujarnya usai laga. Gol debut di menit keenam juga mencatatkan rekaman baru: gol tercepat Timnas di sejarah pembukaan Piala AFF, menggeser catatan sebelumnya yang dicetak pada edisi 2016.

Keboikan ini tak lepas dari peran tim pendukung di tribun. Ribuan suporter mengisi Stadion Pakansari menciptakan atmosfer yang mendorong pemain berlari lebih kencang. Herdman pun menyoroti faktor kandang: "Ini baru permulaan. Kita butuh dukungan serupa di laga selanjutnya."

Laga berikutnya Indonesia akan menghadapi tim yang dinilai lebih kuat secara fisik dan taktis. Herdman diharapkan mempertahankan kerangka utama sambil mengelola beban fisik pemain kunci seperti Klok dan Haye. Opsi rotasi di lini depan — termasuk memasukan pemain yang belum debut — jadi PR serius untuk komisi teknis.

Jangka panjang, kemenangan ini memperkuat narasi regenerasi Timnas yang dipacu PSSI. Campuran pemain senior, naturalisasi berkualitas, dan bintang muda akademi menciptakan kedalaman skuad yang selama ini jadi kelemahan. Jika konsistensi terjaga, target lolos ke final — bahkan merebut gelar — bukan lagi mimpi mustahil.

Mengapa Ini Penting

Gol debut Baker pada menit keenam bukan sekadar tiga poin, tapi bukti konsep 'striker alami' yang dicari Herdman selama ini akhirnya terwujud. Kedalaman skuad dengan opsi rotasi berkualitas — tak hanya bergantung pada satu nama — jadi modal utama menghadapi jadwal padat turnamen. Kemenangan tipis ini juga menguji ketahanan mental tim usai era Shin Tae-yong yang penuh drama, sekaligus menjawab skeptisisme soal adaptasi pemain naturalisasi generasi muda. Jika Baker konsisten, Indonesia punya senjata tajam yang lama hilang: penyerang yang punya instingsi gol alami, bukan sekadar target man.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
27 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit