Sepakbola

Persija Lengkap di Thailand, Shin Tae-yong Puji Kesatuan Tim

Ringkasan

  • Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku puas setelah seluruh skuad Macan Kemayoran, termasuk rekrutan terbaru Alexander Jeremejeff dan pemain timnas, berhasil membaur dalam pemusatan latihan di Thailand menjelang Super League 2026/2027.

Persija Jakarta telah menyelesaikan rangkaian pemusatan latihan pra-musim di Thailand dengan catatan yang memuaskan. Pelatih kepala Shin Tae-yong menilai timnya sudah siap menghadapi Super League 2026/2027 setelah seluruh pemain, termasuk yang baru bergabung, menunjukkan kimia yang solid di lapangan.

Kedatangan Alexander Jeremejeff sebagai penyerang asal Swedia menutup deretan rekrutan musim ini. Striker berusia 31 tahun itu langsung turun ke lapangan dalam dua laga uji coba, masing-masing berakhir dengan kemenangan 2-1 atas Police Tero dan Chiangrai United. Kedua klub tersebut berlaga di Liga 1 Thailand, memberikan uji coba yang cukup kompetitif bagi skuad Shin.

Masalah utama yang dihadapi tim sebelum ke Thailand adalah keterlambatan gabungnya sejumlah pemain inti yang memperkuat Timnas Indonesia di Piala Asia U-23 dan kualifikasi Piala Dunia. Namun, Shin menilai integrasi berjalan lancar. "Saat ini performa tim jauh lebih meningkat. Pemain timnas datang, dan itu membuat kami jauh lebih solid," ujar pelatih asal Korea Selatan itu melalui saluran resmi klub.

Kesatuan tim itu terlihat dari cara bermain yang lebih fluida dibandingkan awal pemusatan. Pemain-pemain seperti Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam, dan Marselino Ferdinan — yang baru pulang dari tugas nasional — langsung menyatu dengan kerangka tim yang sudah ada sejak musim lalu. Shin menambahkan, "Bersama pemain yang sudah ada sebelumnya, mereka membaur menjadi satu tim dengan sangat baik. Jadi, ini sangat menggembirakan."

Dari sisi taktis, dua kemenangan di Thailand menunjukkan pola main yang diinginkan Shin mulai terbentuk. Persija bermain dengan intensitas tinggi, pressing dari depan, dan transisi cepat — ciri khas filosofi pelatih berusia 54 tahun itu. Jeremejeff sendiri sudah mencetak gol, menandakan adaptasinya berjalan cepat meski baru bergabung beberapa hari.

Kondisi fisik para pemain juga jadi perhatian khusus. Beberapa nama senior seperti Andritany Ardhiyasa dan Hansamu Yama Pranata diberi porsi latihan terukur untuk menghindari cedera. Sementara pemain muda seperti Zanadin Fariz dan Figo Dennis mendapatkan menit bermain lebih banyak guna membangun ritme pertandingan.

Hasil uji coba ini memberikan optimisme sebelum laga persahabatan bergengsi melawan Brisbane Roar di Jakarta International Stadium, Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Klub Liga A Australia itu akan menjadi uji coba kualitas internasional sebelum liga resmi bergulir. Kemenangan atau performa bagus di laga ini akan menjadi momentum psikologis penting.

Jadwal resmi Super League sudah menanti. Persija akan membuka musim dengan tandang ke Samarinda menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, 5 September 2026. Laga ini tak akan mudah mengingat Borneo FC dikenal kuat di kandang sendiri dan sudah memperkuat skuad mereka signifikan musim ini.

Bagi manajemen Persija, kesuksesan pra-musim ini menjadi validasi atas strategi rekrutmen yang difokuskan pada keseimbangan antara pemain berpengalaman, bintang timnas, dan talenta muda. Investasi pada Jeremejeff dan penahanan pemain kunci seperti Rizky Ridho terbukti memberikan fondasi yang kuat.

Tantangan selanjutnya adalah menjaga konsistensi selama musim panjang. Super League 2026/2027 akan lebih kompetitif dengan hadiah slot kompetisi Asia yang menanting. Shin Tae-yong sadar, kimia tim yang bagus di pra-musim harus diterjemahkan menjadi poin di setiap pekan liga.

Sejarah menunjukkan Persija sering memulai musim dengan bagus tapi melorot di babak kedua. Kali ini, kedalaman skuad dan pengalaman Shin mengelola musim panjang di Korea dan Asia diharapkan jadi pembeda. Kunci utamanya: rotasi pemain yang cerdas dan manajemen cedera yang proaktif.

Penggemar Macan Kemayoran berhak berharap tinggi. Tim yang sudah "membaur jadi satu" menurut pelatihnya, didukung rekrutan berkualitas, dan diuji lawan-lawat internasional, memiliki bahan untuk mengejar gelar. Sepulang dari Thailand, tugas Shin dan stafnya adalah mempertahankan momentum itu hingga kick-off di Segiri.

Mengapa Ini Penting

Kesiapan Persija ini menjadi barometer kekuatan Liga Indonesia di era Super League baru. Integrasi sukses antara pemain timnas, rekrutan asing, dan kerangka lama menjawab keraguan soal manajemen skuad. Jika Persija — sebagai klub paling populer — gagal performa, dampaknya ke minat penonton dan sponsor liga akan signifikan. Laga pembuka di Segiri vs Borneo FC akan jadi indikator awal apakah kimia pra-musim ini tahan lama atau hanya euforia sesaat.

Sumber Asli
Detik Sepak Bola
Tanggal
25 Agustus 2026
Waktu Baca
4 menit