Pelatih tim nasional Norwegia, Stale Solbakken, mengungkapkan kekhawatiran terkait kondisi fisik para pemainnya menjelang laga krusial perempat final Piala Dunia melawan Inggris yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu. Menurut Solbakken, durasi turnamen yang panjang, intensitas latihan yang tinggi, serta jadwal perjalanan yang padat mulai memberikan dampak negatif pada kebugaran skuad asuhannya.
Salah satu pemain yang menjadi perhatian khusus adalah penyerang Jorgen Strand Larsen. Solbakken mengonfirmasi bahwa sang striker saat ini sedang berjuang melawan demam yang mengganggu kesiapannya. Selain Larsen, beberapa pemain lain juga dilaporkan mengalami gejala flu ringan seperti batuk dan tenggorokan tidak nyaman, yang menambah tantangan bagi tim medis Norwegia di tengah kompetisi yang ketat.
Solbakken menyoroti faktor lingkungan sebagai salah satu pemicu utama menurunnya kondisi fisik pemain. Penggunaan pendingin ruangan (AC) yang konstan di hotel, fasilitas olahraga, hingga kabin pesawat selama perjalanan panjang diyakini menjadi penyebab penyebaran virus ringan di antara anggota tim. Dengan rombongan tim yang mencapai 50 orang, risiko penularan kesehatan menjadi sulit dihindari.
Selain masalah fisik murni, faktor psikologis juga disebut memainkan peran penting dalam kesehatan pemain. Marcus Holmgren Pedersen, yang absen pada babak 16 besar saat Norwegia menundukkan Brasil 2-1, diduga mengalami kelelahan mental. Tekanan besar di panggung Piala Dunia, terutama bagi pemain muda yang tidak menyangka akan tampil dominan, dapat memicu penurunan sistem imun tubuh.
Pelatih asal Norwegia tersebut menjelaskan bahwa beban kognitif yang dirasakan pemain muda seperti Pedersen sangat nyata. Setelah mencurahkan energi mental yang besar untuk beradaptasi dengan ekspektasi tinggi, tubuh terkadang memberikan respons berupa kelelahan ekstrem. Fenomena ini menunjukkan bahwa kesiapan mental sama krusialnya dengan kesiapan fisik dalam turnamen berskala internasional.
Menghadapi Inggris di babak delapan besar, Solbakken kini harus memutar otak untuk memastikan seluruh pemainnya berada dalam kondisi puncak. Manajemen pemulihan menjadi prioritas utama bagi tim pelatih dalam sisa waktu yang ada. Dukungan penuh dari tim medis diharapkan dapat memulihkan kondisi para pemain yang sedang tidak fit agar Norwegia dapat tampil kompetitif di pertandingan penentu nanti.