Petarung papan atas Ultimate Fighting Championship (UFC), Brandon Royval, kini tengah menatap laga krusial dalam kariernya. Atlet berusia 33 tahun tersebut bertekad bulat untuk mengakhiri paceklik kemenangan yang telah menghantuinya selama dua tahun terakhir. Momen pembuktian ini akan tersaji dalam ajang UFC 329 yang dijadwalkan berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, pada Minggu (12/7) waktu Indonesia.
Dalam duel yang sangat dinantikan tersebut, Royval dijadwalkan akan berhadapan dengan petarung asal Inggris, Lone'er Kavanagh. Pertarungan ini menjadi sorotan utama penggemar bela diri campuran dunia, mengingat kartu pertandingan UFC 329 juga menampilkan duel megabintang antara Conor McGregor kontra Max Holloway. Bagi Royval, ajang ini adalah panggung sempurna untuk kembali menunjukkan tajinya di kelas yang kompetitif.
Menilik rekam jejaknya, Royval terakhir kali merasakan manisnya kemenangan pada tahun 2024 silam dalam ajang UFC Fight Night. Sejak saat itu, berbagai kendala teknis dan hasil kurang maksimal membuat grafik performanya mengalami stagnasi. Dengan rekor profesional MMA di angka 17-9, Royval menyadari bahwa duel melawan Kavanagh bukan sekadar laga biasa, melainkan titik balik bagi masa depan kariernya di oktagon.
Saat diwawancarai, Royval menegaskan bahwa ia tidak mematok syarat khusus mengenai bagaimana kemenangan harus diraih. Baginya, meraih hasil maksimal adalah harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Ia mengaku akan sangat bersyukur dengan kemenangan dalam bentuk apa pun, baik melalui submission, knockout, maupun keputusan juri, selama tangannya diangkat sebagai pemenang di akhir laga.
Menyoal persiapan fisik dan mental, Royval mengungkapkan telah meningkatkan intensitas latihannya secara signifikan menjelang hari pertandingan. Ia mengaku tidak memiliki ritual mistis atau kebiasaan khusus sebelum naik ke ring. Sebaliknya, ia lebih mengandalkan peningkatan porsi latihan yang sangat ketat dan spesifik sebagai kunci utamanya untuk menembus pertahanan lawan yang tangguh dari Inggris tersebut.
Di sela-sela kesibukannya mempersiapkan diri, Royval juga menanggapi pertanyaan mengenai fenomena global Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung. Meski dunia tengah demam sepak bola, sang petarung mengaku sama sekali tidak mengikuti perkembangan turnamen tersebut. Ia menjelaskan bahwa fokusnya saat ini sepenuhnya tercurah pada UFC 329, ditambah dengan pengakuannya bahwa ia memang tidak memiliki ketertarikan khusus terhadap olahraga sepak bola.