Tim Kiro Race Co secara resmi mengumumkan kelanjutan kerja sama strategis dengan Porsche sebagai penyuplai mobil untuk kompetisi balap mobil listrik Formula E. Kesepakatan ini mencakup persiapan hingga musim 2026/2027, yang menandai fase krusial bagi kedua organisasi dalam menghadapi transisi teknologi menuju era regulasi GEN4.
Keputusan untuk memperpanjang kolaborasi teknis ini didasari oleh visi jangka panjang dalam pengembangan performa kendaraan balap listrik. Porsche, yang telah menjadi mitra teknis sejak musim 2024/2025 bersama CUPRA KIRO, akan terus memberikan dukungan infrastruktur dan inovasi mesin yang menjadi tulang punggung performa tim di lintasan balap.
Era GEN4 yang akan segera hadir membawa standar baru dalam dunia motorsport elektrik. Mobil generasi terbaru ini dirancang untuk mencapai kecepatan puncak lebih dari 335 km/jam. Akselerasi yang dihasilkan pun sangat impresif, di mana mobil mampu melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 1,8 detik dan mencapai 0-200 km/jam dalam waktu 4,4 detik.
Keunggulan teknis dari platform GEN4 terletak pada peningkatan daya sebesar 50 persen dalam mode balap dibandingkan dengan model GEN3 Evo saat ini. Selain itu, mobil ini memiliki kemampuan unik sebagai satu-satunya kendaraan single-seater dengan sistem penggerak empat roda permanen, yang memberikan stabilitas dan traksi lebih baik di berbagai kondisi sirkuit.
Dalam hal efisiensi dan kecepatan putaran, mobil GEN4 diproyeksikan rata-rata 10 detik lebih cepat per putaran dibandingkan pendahulunya. Dengan output daya mencapai 600kW saat menggunakan mode serangan (attack mode), teknologi ini mencerminkan lonjakan performa sebesar 71 persen, yang secara langsung mendorong batas kemampuan kendaraan listrik di arena profesional.
Saat ini, Porsche sendiri tengah menunjukkan dominasi yang kuat dalam klasemen produsen Formula E musim 2025/2026. Dengan raihan 384 poin, pabrikan asal Jerman ini memimpin dengan keunggulan 50 poin atas Jaguar. Kelanjutan kemitraan dengan Kiro Race Co diharapkan mampu mempertahankan momentum dominasi tersebut seiring dengan dimulainya babak baru dalam sejarah balap listrik dunia.