Kapten Timnas Swiss, Granit Xhaka, mengungkapkan rasa bangganya terhadap skuad yang ia pimpin saat ini. Menyusul keberhasilan Swiss menembus babak perempat final Piala Dunia 2026, Xhaka menyebut negaranya kini tengah diperkuat oleh generasi pemain yang sangat spesial dan memiliki potensi besar untuk melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Dalam keterangannya yang dilansir dari laman resmi FIFA, Xhaka mengakui bahwa Swiss harus menanti waktu yang cukup lama untuk bisa mengumpulkan talenta-talenta luar biasa dalam satu periode yang sama. Ia berharap momentum ini tidak berhenti di sini dan Swiss dapat terus mempertahankan standar kualitas pemain yang tinggi di masa depan tanpa harus menunggu siklus waktu yang panjang kembali.
Peran pemain senior dalam tim diakui Xhaka menjadi kunci stabilitas di dalam ruang ganti. Menurutnya, para pemain yang lebih berpengalaman memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan contoh nyata baik di sesi latihan harian maupun saat bertanding di lapangan. Hal ini dilakukan guna menjaga disiplin dan standar performa yang konsisten di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Di sisi lain, Xhaka menekankan pentingnya sinergi antara pemain senior dan talenta muda. Para pemain muda di timnas Swiss saat ini terus memberikan dorongan energi baru yang membuat para pemain senior tetap termotivasi. Dinamika ini menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat di dalam skuad, yang terbukti mampu membawa Swiss melampaui ekspektasi banyak pihak di Piala Dunia 2026.
Keberhasilan Swiss menembus perempat final kali ini terasa sangat emosional karena mereka berhasil mengakhiri penantian selama 72 tahun. Dalam laga dramatis 16 besar melawan Kolombia, Swiss harus berjuang selama 120 menit sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui adu penalti dengan skor 4-3. Kemenangan ini membuktikan mentalitas baja yang telah ditanamkan oleh tim pelatih kepada seluruh pemain.
Menatap laga krusial di babak perempat final, Swiss dijadwalkan akan berhadapan dengan juara bertahan Argentina. Pertandingan besar tersebut akan dihelat di Stadion Arrowhead, Kansas, pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Xhaka menegaskan bahwa seluruh elemen tim, mulai dari staf pelatih hingga pemain, memiliki keyakinan penuh bahwa mereka mampu memberikan perlawanan maksimal melawan tim sekelas Argentina.