Olahraga

FIFA Kecam Aksi Rasisme terhadap Influencer IShowSpeed di Piala Dunia

FIFA Kecam Aksi Rasisme terhadap Influencer IShowSpeed di Piala Dunia

Ringkasan

  • FIFA resmi mengecam tindakan rasisme terhadap influencer IShowSpeed saat siaran langsung di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.

FIFA secara resmi mengeluarkan kecaman keras terkait insiden rasisme yang menimpa influencer media sosial ternama, IShowSpeed, saat ia sedang melakukan siaran langsung di salah satu pertandingan Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat. Kejadian tersebut terjadi dalam laga babak 32 besar antara Argentina melawan Tanjung Verde di Miami pekan lalu.

Dalam pernyataan resminya pada hari Selasa, badan sepak bola dunia tersebut menegaskan sikap tegasnya terhadap segala bentuk diskriminasi, kebencian, dan rasisme. FIFA menyatakan bahwa mereka telah mengetahui insiden yang melibatkan seorang pendukung dengan pemilik nama asli Darren Watkins Jr tersebut dan segera meluncurkan investigasi mendalam untuk menindaklanjuti pelaku.

Insiden bermula ketika IShowSpeed, yang tengah berinteraksi dengan penonton melalui siaran langsung, dihampiri oleh seorang penggemar yang bersandar di pagar pembatas tribun. Saat influencer tersebut bertanya mengenai apa yang dikatakan oleh wanita tersebut, pelaku melontarkan pernyataan bernada rasis dalam bahasa Spanyol yang meminta Speed untuk 'pergi menangis ke kebun binatang'.

Sebagai informasi, IShowSpeed saat ini memiliki basis pengikut yang sangat besar dengan total lebih dari 150 juta pengikut di berbagai platform seperti YouTube, Instagram, TikTok, dan X. Ia hadir di Piala Dunia 2026 berkat kemitraan resmi antara FIFA, penyiar Fox Sports, dan YouTube yang mengizinkannya untuk melakukan siaran simulcast dari pertandingan-pertandingan resmi.

Pihak FIFA menekankan bahwa Piala Dunia seharusnya menjadi panggung perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa saling menghormati antar sesama. Mereka menyatakan tidak akan memberikan toleransi bagi siapa pun yang berperilaku dengan cara yang merusak nilai-nilai fundamental tersebut di dalam stadion maupun di lingkungan penyelenggaraan acara.

Kasus ini menambah daftar tantangan keamanan yang dihadapi oleh penyelenggara turnamen sepak bola akbar di tengah meningkatnya popularitas kreator konten digital. Sebelumnya, IShowSpeed juga sempat dilaporkan mengalami situasi tidak kondusif saat dikerumuni oleh penggemar di New Jersey, yang menunjukkan bahwa perlindungan terhadap figur publik di area stadion menjadi perhatian serius bagi otoritas terkait.

Mengapa Ini Penting

Insiden ini menyoroti tantangan keamanan bagi kreator konten di acara olahraga global yang melibatkan interaksi langsung dengan massa. Bagi industri kreatif di Indonesia, ini menjadi pengingat penting akan risiko etika dan diskriminasi yang dapat terjadi saat melakukan live streaming di ruang publik internasional.

Sumber Asli
Aljazeera
Tanggal
8 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit