Delapan klub Eropa akan memperebutkan empat tiket terakhir menuju putaran liga Liga Champions musim 2026/2027 pada Kamis (27/8) dini hari WIB. Semua tim memasuki babak kedua dengan posisi setara setelah laga leg pertama berakhir imbang tanpa ada yang unggul.
Keseimbangan itu terlihat dari empat duel play-off: Levski Sofia ditahan AEK Athens 0-0 di Bulgaria, Dinamo Zagreb imbang 2-2 dengan Viking di Kroasia, Slovan Bratislava seri 1-1 lawan Celje, serta Fenerbahce dan Olympique Lyon berakhir 1-1 di Turki. Keempat pemenang nanti akan melengkapi kuota 36 tim fase liga yang digulir mulai 8 September mendatang.
Sebelumnya, tiga klub sudah memastikan kehadiran mereka usai lolos di babak play-off sebelumnya. LASK Linz menorehkan sejarah sebagai klub Austria pertama yang lolos ke Liga Champions era modern usai membalikkan ketertinggalan 1-4 di leg pertama menjadi kemenangan agregat 5-4 atas Celtic. Sabah FK juga mencatat nama sebagai wakil Aljazair pertama yang ke fase final usai comeback 5-2 atas Hapoel Be'er Sheva. Bodo/Glimt dari Norwegia melengkapi trio lolos usai menghempaskan NEC Nijmegen 6-1 agregat.
Kembali ke empat duel tersisa, Fenerbahce menjadi sorotan utama mengingat nama besar dan sejarah mereka di kancah Eropa. The Yellow Canaries bermain di kandang tapi hanya memperoleh seri 1-1 lawan Lyon. Striker Youssef En-Nesyri mencetak gol pembuka, tapi Rayan Cherki menyamakan kedudukan sebelum istirahat. Klub Prancis itu kini membawa keuntungan gol luar negeri ke Stade de Gerland.
Dinamo Zagreb, reguler di fase grup Liga Champions, juga berada di posisi rapuh usai seri 2-2 di Maksimir Stadion. Viking FK dari Norwegia menunjukkan ketahanan usai dua kali tertinggal dan pulang dengan hasil baik. Peluang 50:50 terbuka lebar di Stavanger, di mana Viking belum pernah kalah di kandang musim ini.
Duel Timur Eropa antara Levski Sofia dan AEK Athens berakhir goloan di Stadion Georgi Asparuhov. Kedua tim saling membatasi ruang dan sedikit menciptakan peluang berarti. AEK tampil lebih dominan posse tapi kesulitan menembus pertahanan Levski yang kompak. Laga kembali di Athina akan menentukan siapa yang melanjutkan perjalanan.
Satu-satunya duel yang melibatkan dua klub non-liga besar Eropa Barat adalah Slovan Bratislava versus Celje. Seri 1-1 di Tehelne Pole berarti semuanya tertutup di Slovenia. Slovan punya pengalaman lebih di kancah Eropa, tapi Celje baru saja mengejutkan dengan lolos ke play-off usai menyingkirkan klub-k klub bergengsi di babak kualifikasi sebelumnya.
Format baru Liga Champions yang menerapkan sistem liga tunggal 36 tim membuat setiap tiket play-off sangat bernilai. Bukan hanya soal prestise, tapi juga alokasi dana solidaritas UEFA yang melonjak drastis. Klub yang lolos ke fase liga minimal menerima 18,6 juta euro, tidak termasuk bonus hasil dan pembagian TV. Bagi klub seperti Levski, Celje, atau Viking, jumlah itu berarti transformasi finansial.
Dari sudut pandang sepak bola Indonesia, tidak ada pemain WNI yang terlibat langsung di babak play-off kali ini. Namun, hadirnya klub-kklub dari liga 'kecil' seperti Aljazair (Sabah FK) dan Slovenia (Celje) ke panggung tertinggi menegaskan globalisasi sepak bola. Ini juga mengingatkan bahwa liga domestik yang kuat — seperti Liga 1 — butuh representasi yang konsisten di kancah Asia untuk membangun koefisien dan reputasi.
Jadwal padat menunggu keempat pemenang play-off. Undian jadwal fase liga digelar segera usai laga terakhir, lalu matchday 1 dimulai 16-18 September. Klub yang lolos harus segera menyesuaikan skuad dan rotasi untuk menghadapi minimal delapan laga fase liga hingga Januari 2027. Kelelahan dan cedera jadi risiko nyata, apalagi bagi klub dengan kedalaman skuad terbatas.
Sejarah menunjukkan comeback di leg kedua play-off bukan hal mustahil. LASK Linz membuktikannya dengan balikan 5-1 di leg kedua usai kalah 1-4. Fenerbahce, Dinamo, AEK, dan Slovan punya pengalaman serupa di masa lalu. Sementara Viking, Celje, dan Levski berusaha menorehkan babak baru. Semua akan terungkap dalam 360 menit sepak bola yang menentukan nasib musim depan.