Sepak Bola

Courtois peringatkan bek Belgia untuk mengunci Lamine Yamal di perempat final Piala Dunia 2026

Courtois peringatkan bek Belgia untuk mengunci Lamine Yamal di perempat final Piala Dunia 2026

Ringkasan

  • Kiper Belgia, Thibaut Courtois, memperingatkan timnya untuk menerapkan double marking terhadap Lamine Yamal demi menghentikan ancaman Spanyol di perempat final Piala Dunia 2026.

Jakarta, CNN Indonesia – Kiper Timnas Belgia, Thibaut Courtois, memberikan peringatan keras kepada rekan‑rekan beknya menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol yang akan berlangsung dini hari Sabtu (11/7) WIB. Pertandingan ini akan diselenggarakan di SoFi Stadium, California, Amerika Serikat, dan menjadi duel krusial bagi kedua tim untuk meraih tiket ke babak semifinal.

Dalam konferensi pers, Courtois menekankan bahwa winger muda Spanyol, Lamine Yamal, adalah ancaman utama yang harus diatasi. "Lamine adalah Lamine; kita semua tahu dia sangat berbakat dalam situasi one‑on‑one," ujar kiper Real Madrid tersebut. Yamal, yang baru berusia 18 tahun, telah menjadi motor serangan utama Barcelona dan sering menjadi momok bagi lini pertahanan lawan.

Untuk mengantisipasi kelihaian Yamal, Courtois menyarankan agar barisan belakang Belgia menerapkan taktik double cover, yaitu menempatkan dua pemain untuk menutup ruang geraknya. "Saya pikir kuncinya adalah mengawal dia dengan sangat ketat. Ketika kami bisa menciptakan situasi dua lawan satu, itulah cara terbaik untuk menghentikannya," kata kiper berusia 34 tahun itu. Meski demikian, ia mengakui bahwa menghentikan pemain sekelas Yamal tetap sangat sulit.

Yamal dikenal karena kecepatan, kelincahan, dan kemampuan dribelnya yang mampu melewati dua pemain sekaligus. Selain itu, ia juga memiliki akurasi operan yang tinggi, terutama dalam memberikan umpan terobosan mematikan ke lini depan. Kemampuan one‑on‑one-nya yang tajam membuat setiap bek yang menjaganya harus bermain disiplin dan kolektif.

Dari sisi Belgia, Courtois dan bek‑beknya harus siap dengan berbagai skema pertahanan. Selain mengunci Yamal, mereka juga perlu memperhatikan pemain sayap Spanyol lainnya seperti Nico Williams dan Alvaro Morata yang bisa menjadi alternatif serangan. Taktik double marking tidak hanya melindungi area pertahanan, tetapi juga memaksa Spanyol untuk bermain lebih lebar, sehingga membuka peluang bagi lini tengah Belgia untuk merebut bola.

Pertandingan perempat final ini juga menjadi bagian dari persaingan ketat di Piala Dunia 2026. Format turnamen yang baru dengan tiga grup pemenang dan tiga runner‑up terbaik membuat setiap pertandingan semakin berharga. Bagi Spanyol, mempertahankan gelar juara dunia adalah target utama, sementara Belgia berupaya kembali ke empat besar setelah terakhir kali mencapai babak semifinal pada 2018.

Bagi penggemar sepak bola Indonesia, laga ini menarik perhatian karena melibatkan pemain muda Asia yang bersinar di level tertinggi. Lamine Yamal menunjukkan bahwa talenta dari benua lain bisa mendominasi panggung global, hal ini bisa memotivasi talenta‑talenta muda di Indonesia untuk mengejar mimpi mereka di kancah internasional. Selain itu, pertemuan tim‑tim kuat Eropa ini mengingatkan pecinta sepak bola tanah air akan pentingnya persiapan matang dan kerja keras dalam setiap pertandingan.

Jika Belgia berhasil mengalahkan Spanyol, mereka akan melaju ke semifinal dan menghadapi Prancis, juara bertahan Piala Dunia 2022. Kemenangan atas Spanyol akan menjadi modal kepercayaan diri yang besar bagi skuad asuhan Rudi Garcia sebelum menghadapi tim kuat Prancis. Pertandingan ini tidak hanya mempertaruhkan tiket ke semifinal, tetapi juga harga diri dan ambisi kedua negara di turnamen akbar ini.

Mengapa Ini Penting

Laga ini menarik perhatian penggemar sepak bola Indonesia karena melibatkan pemain muda Asia yang bersinar di Eropa, sekaligus menjadi cerminan pentingnya persiapan matang dan kerja keras dalam setiap pertandingan. Selain itu, persaingan ketat di Piala Dunia 2026 menunjukkan betapa kompetitifnya turnamen ini, yang dapat memotivasi talenta‑talenta muda tanah air untuk bercita‑cita di kancah internasional.

Sumber Asli
CNN Indonesia
Tanggal
10 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit
T

Tim Redaksi

SportKuratif

Artikel ini telah melalui proses kurasi dan penyuntingan oleh tim editor SportKuratif untuk memastikan akurasi, keterbacaan, dan relevansi konteks olahraga. Pelajari proses editorial kami →