Olahraga

Conor McGregor vs Max Holloway 2 di UFC 329: Semua yang Perlu Anda Ketahui

Conor McGregor vs Max Holloway 2 di UFC 329: Semua yang Perlu Anda Ketahui

Ringkasan

  • Conor McGregor kembali setelah lima tahun absen menghadapi Max Holloway di UFC 329.
  • Simak jadwal, rivalitas, dan detail co‑main event serta pertarungan menarik lainnya di kartu utama.

Conor McGregor akhirnya kembali ke Octagon setelah lima tahun absen untuk menghadapi Max Holloway dalam duel lima ronde di divisi welterweight pada UFC 329, Sabtu malam waktu Las Vegas. Pertarungan ini menutup pekan pertarungan internasional (International Fight Week) di T-Mobile Arena dan menjadi sorotan utama bagi penggemar mixed martial arts (MMA) di seluruh dunia. McGregor (22-6 MMA) terakhir bertanding pada Juli 2021 saat dikalahkan Dustin Poirier melalui technical knockout (TKO) akibat cedera tulang tibia. Sejak itu, ia juga menghadapi berbagai masalah di luar octagon.

McGregor, yang kini berusia 37 tahun, akan beraksi di divisi welterweight untuk pertama kalinya dalam enam tahun. Ia bertekad mengembalikan reputasinya sebagai kandidat juara, sekaligus membalas kekalahannya dari Holloway setelah kemenangan angka mutlak pada Agustus 2013 di UFC Fight Night 26 di Boston. "Saya bersyukur mendapat kesempatan untuk menghidupkan kembali karier saya dan tidak berencana mengubah divisi berat badan dalam waktu dekat," ujar McGregor dalam konferensi pers menjelang pertandingan.

Holloway (27-9 MMA), yang dikenal sebagai mantan juara dua divisi di 145 pon dan 155 pon, akan menjalani debut resminya di 170 pon. Setelah kehilangan gelar "BMF" kepada Charles Oliveira di UFC 326 pada Maret 2026, ia berharap dapat membalas dendam melawan McGregor dan langsung masuk ke perebutan gelar di divisi welterweight. "Kita akan tahu Sabtu malam ini," kata Holloway menanggapi sindiran McGregor bahwa ia tidak akan "menyerang" dirinya.

Pertarungan pertama antara McGregor dan Holloway pada 2013 berlangsung sebelum keduanya menjadi bintang global dan hanya menjadi bagian dari kartu preliminär. McGregor mendominasi dengan striking, membuat Holloway terguncang di ronde kedua. Meski sebagian besar pertarungan berakhir di tanah, McGregor mampu mempertahankan kontrol dan memenangkan keputusan bulat (30-27, 30-27, 30-26). Sayangnya, McGregor mengalami cedera ACL yang mengharuskannya menjalani operasi dan absen selama 11 bulan.

Dari lima pertandingan terakhir, McGregor menelan dua kekalahan beruntun dari Poirier (TKO, Juli 2021 dan Januari 2021), tetapi sebelumnya mengalahkan Donald Cerrone (TKO, Januari 2020) dan Eddie Alvarez (TKO, November 2016) serta kalah dari Khabib Nurmagomedov via submission (Oktober 2018). Sementara itu, Holloway mengalami kekalahan dari Oliveira (keputusan bulat, Maret 2026), tetapi sebelumnya mengalahkan Poirier (Juli 2025), Ilia Topuria (KO, Oktober 2024), Justin Gaethje (KO, April 2024), dan Jung Chan-sung (KO, Agustus 2023).

Di co‑main event, petarung asal Prancis Benoit Saint‑Denis (17-3 MMA) akan menghadapi Paddy Pimblett (23-4 MMA) di divisi lightweight. Keduanya berupaya menunjukkan keunggulan mereka sebagai penantang utama untuk menghadapi juara Justin Gaethje. Saint‑Denis mengandalkan grappling canggihnya, sementara Pimblett berambisi meraih kemenangan dengan peringkat tertinggi dalam kariernya.

Kartu utama juga menampilkan Cory Sandhagen vs Mario Bautista di divisi bantamweight. Sandhagen (18-6 MMA) berharap mengamankan peluang perebutan gelar, sedangkan Bautista (17-3 MMA) mengejar kemenangan ikonik setelah memenangkan sembilan dari sepuluh pertarungan terakhirnya. Selain itu, dua petarung flyweight, Brandon Royval dan petarung Inggris Lone’er Kavanagh, akan bertanding dalam duel menarik.

Di Amerika Serikat, UFC 329 disiarkan eksklusif melalui Paramount+, sementara di Inggris dan Irlandia, TNT Sports memegang hak siar. Penonton di seluruh dunia dapat menemukan daftar lengkap penyiar resmi melalui situs web UFC. Kartu preliminär dimulai pukul 19.00 ET (23.00 GMT), dengan pertarungan utama diperkirakan dimulai sekitar pukul 01.30 ET (05.30 GMT) Minggu pagi.

Kedua petarung telah saling serang dengan kata-kata. McGregor menyebut Holloway sebagai "juara OG" dan berjanji akan memberikan "triple crown". Holloway, yang merasa diremehkan, membalas dengan nada provokatif, memperpanjang persaingan yang sudah berlangsung sejak 2013. Rivalitas ini tidak hanya menghidupkan kembali minat terhadap UFC, tetapi juga memicu diskusi tentang dinamika streaming dan analisis data pertarungan yang semakin canggih.

Mengapa ini penting bagi pembaca dan industri teknologi di Indonesia? Pertarungan ini menarik perhatian besar karena melibatkan dua legenda yang mewakili era berbeda dalam MMA, sehingga menjadi acuan bagi penggemar di wilayah Asia Pasifik. Selain itu, eksklusivitas di platform streaming seperti Paramount+ menunjukkan pergeseran model distribusi konten olahraga, yang dapat menginspirasi penyedia layanan di Indonesia untuk mengoptimalkan strategi penyiaran langsung dan layanan berbasis data. Bagi industri teknologi, pertarungan ini juga menyoroti peluang analisis kinerja atlet menggunakan kecerdasan buatan dan sensor gerak, yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pengalaman olahraga di masa depan.

Mengapa Ini Penting

Pertarungan ini menjadi titik balik bagi dua legenda MMA yang mewakili generasi berbeda, memicu kembali minat besar di kalangan penggemar Asia Pasifik. Selain itu, eksklusivitas di platform streaming seperti Paramount+ mencerminkan pergeseran model distribusi konten olahraga, yang dapat menginspirasi penyedia layanan di Indonesia untuk mengoptimalkan strategi penyiaran langsung dan layanan berbasis data. Bagi industri teknologi, pertandingan ini menyoroti peluang analisis kinerja atlet menggunakan kecerdasan buatan dan sensor gerak untuk meningkatkan pengalaman olahraga di masa depan.

Sumber Asli
Al Jazeera
Tanggal
10 Juli 2026
Waktu Baca
5 menit
T

Tim Redaksi

SportKuratif

Artikel ini telah melalui proses kurasi dan penyuntingan oleh tim editor SportKuratif untuk memastikan akurasi, keterbacaan, dan relevansi konteks olahraga. Pelajari proses editorial kami →