Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger, memberikan apresiasi tinggi terhadap jalannya pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Mesir. Duel yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa tersebut dinilai sebagai salah satu pertunjukan sepak bola terbaik sepanjang turnamen.
Wenger, yang menyaksikan langsung jalannya laga dari tribun kehormatan, secara terbuka menyatakan kekagumannya atas intensitas dan kualitas permainan kedua tim. Mantan pelatih Arsenal ini menyebut pertandingan tersebut sebagai tontonan yang sangat berkualitas, mengingat drama yang tersaji di lapangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pertandingan ini memang menyuguhkan drama emosional yang luar biasa. Mesir sempat mendominasi jalannya laga dengan keunggulan dua gol melalui aksi Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa 'Ziko' Abdelraouf pada menit ke-67. Keunggulan tersebut sempat membuat publik Argentina khawatir akan potensi kejutan dari tim asal Afrika tersebut.
Namun, mental juara Argentina terbukti menjadi pembeda. Tim asuhan Lionel Scaloni mampu bangkit secara dramatis di sepuluh menit terakhir. Gol balasan dari Cristian Romero (79'), Lionel Messi (83'), dan gol kemenangan dari Enzo Fernandez pada menit 90+2 memastikan Argentina membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Kehadiran sejumlah legenda sepak bola dunia, termasuk Esteban Cambiasso dan Javier Zanetti, di tribun penonton menambah nilai prestisius laga ini. Antusiasme suporter, termasuk Gabriel, salah satu pendukung Argentina yang hadir di lokasi, menyebut performa timnya sebagai permainan yang sempurna dan akan diingat dalam sejarah Piala Dunia.
Kemenangan ini membawa Argentina melangkah ke babak perempat final untuk menantang Swiss, yang sebelumnya sukses menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti. Pertarungan antara Argentina dan Swiss dijadwalkan berlangsung di Stadion Kansas City pada Sabtu (11/7) waktu setempat, dengan harapan besar bagi Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia mereka.