Tottenham Hotspur secara resmi mengumumkan perekrutan gelandang asal Belanda, Victoria Pelova, pada Kamis (26/6). Keputusan ini diambil setelah masa kontrak sang pemain bersama rival sekota mereka, Arsenal, berakhir pada penghujung musim lalu. Kedatangan Pelova diharapkan mampu memperkuat lini tengah Spurs yang sedang berupaya meningkatkan performa mereka di kompetisi domestik.
Pelova bukanlah sosok asing di kancah sepak bola wanita Inggris. Ia sebelumnya bergabung dengan Arsenal dari klub raksasa Belanda, Ajax, pada Januari 2023. Selama masa baktinya di London Utara, ia mencatatkan total 89 penampilan di seluruh kompetisi, sebuah jumlah yang menunjukkan konsistensi dan kepercayaan yang diberikan oleh tim pelatih.
Selama membela Arsenal, Pelova menjadi bagian integral dari kesuksesan tim. Ia turut serta dalam memenangkan dua gelar FA Women's League Cup, serta berkontribusi dalam pencapaian tim di Women's Champions League dan Women's Champions Cup. Pengalaman berkompetisi di level tertinggi Eropa inilah yang menjadi salah satu alasan utama Spurs merekrutnya.
Di level internasional, pemain berusia 27 tahun ini merupakan pilar penting bagi tim nasional Belanda. Dengan koleksi 71 caps untuk negaranya, Pelova membawa mentalitas pemenang dan pengalaman bertanding yang matang. Kemampuannya dalam mengorganisir permainan di sektor gelandang akan menjadi aset berharga bagi skema taktis Tottenham Hotspur musim depan.
Manajer Spurs, Martin Ho, menyambut hangat kedatangan pemain barunya tersebut. Menurut Ho, Victoria adalah rekrutan yang brilian karena memiliki kualitas, kecerdasan taktis, dan pengalaman di level atas yang sangat dibutuhkan tim saat ini. Kehadirannya diharapkan bisa memberikan dimensi baru bagi permainan Spurs yang ingin bersaing di papan atas.
Meski pihak klub tidak mengungkapkan durasi kontrak yang ditandatangani oleh Pelova, langkah ini menandakan ambisi serius Tottenham Hotspur. Mengingat Spurs finis di posisi kelima Women's Super League musim lalu, perekrutan pemain sekaliber Pelova menjadi sinyal bahwa mereka ingin segera menutup jarak dengan tim-tim papan atas lainnya di liga Inggris.