Petinju kelas berat asal Prancis, Tony Yoka, resmi mengundurkan diri dari pertarungan perebutan gelar WBA melawan petinju Rusia, Murat Gassiev. Berita ini pertama kali mencuat melalui laporan media Prancis, L'Equipe, yang mengonfirmasi bahwa peraih medali emas Olimpiade 2016 tersebut mengalami cedera punggung serius yang membuatnya tidak memungkinkan untuk naik ke atas ring.
Pertarungan yang sangat dinantikan ini sedianya dijadwalkan berlangsung pada 11 Juli di Moskow. Duel ini memiliki nilai strategis yang tinggi, mengingat Murat Gassiev, yang sebelumnya memegang gelar juara dunia kelas berat versi 'regular', kini berada di posisi terdepan untuk memperebutkan sabuk juara yang baru saja dilepaskan oleh petinju Ukraina, Oleksandr Usyk, bulan lalu.
Keputusan mundurnya Yoka menambah daftar panjang ketidakpastian dalam karier profesional petinju tersebut. Sebelumnya, Yoka juga sempat dijadwalkan bertanding melawan petinju Inggris, Lawrence Okolie, pada bulan April lalu. Namun, rencana tersebut harus dibatalkan setelah lawan mainnya dinyatakan gagal dalam tes doping, yang semakin menghambat momentum Yoka di kancah tinju dunia.
Kondisi divisi kelas berat saat ini memang sedang mengalami fragmentasi yang cukup signifikan pasca keputusan Oleksandr Usyk untuk melepas gelarnya. Selain kekosongan gelar yang diperebutkan Gassiev, peta kekuatan kelas berat dunia kini tersebar di beberapa petinju. Petinju asal Jerman, Agit Kabayel, baru saja dinobatkan sebagai juara WBC, sementara sabuk WBO kini berada di tangan petinju asal Inggris, Daniel Dubois.
Di sisi lain, gelar IBF saat ini masih berstatus kosong, menambah dinamika persaingan di kelas berat yang semakin kompetitif. Ketidakpastian jadwal dan seringnya pembatalan pertandingan kelas berat telah memicu diskusi di kalangan pengamat tinju mengenai pentingnya regulasi yang lebih ketat serta konsistensi jadwal bagi para petinju papan atas dunia.
Bagi Tony Yoka, cedera punggung ini menjadi pukulan telak yang memaksa dirinya untuk menunda ambisi meraih gelar juara dunia. Pihak promotor hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi mengenai apakah pertarungan Gassiev akan dijadwalkan ulang dengan lawan baru atau apakah Yoka akan diberikan kesempatan lain setelah masa pemulihannya selesai.