Pelatih tim nasional Norwegia, Stale Solbakken, memberikan instruksi tegas kepada para pemainnya menjelang laga krusial babak 16 besar Piala Dunia melawan Brasil pada hari Minggu. Solbakken menekankan pentingnya menjaga ketenangan emosional dan tidak membiarkan kemeriahan atmosfer pertandingan memengaruhi performa mereka di lapangan hijau.
Norwegia, yang dipimpin oleh penyerang tajam Erling Haaland, telah mencatatkan performa impresif sepanjang turnamen dengan memenangkan tiga dari empat pertandingan fase grup. Keberhasilan ini telah membangkitkan harapan besar di tanah air mereka, namun Solbakken tetap bersikap pragmatis. Ia mengingatkan skuadnya untuk fokus pada permainan, bukan pada situasi atau besarnya panggung yang dihadapi.
Dalam sesi konferensi pers, Solbakken menyoroti ancaman yang diberikan oleh penyerang Brasil, Vinicius Jr. Ia menjelaskan bahwa kunci pertahanan Norwegia terletak pada kerja sama tim, di mana bek sayap tidak boleh dibiarkan sendirian dalam situasi satu lawan satu. Dukungan antarpemain melalui sistem pertahanan zona menjadi strategi utama untuk meredam kecepatan serangan Brasil.
Di sisi penyerangan, Solbakken menegaskan bahwa memaksimalkan peran Erling Haaland tetap menjadi prioritas utama. Dengan lima gol yang telah dicetak sejauh ini, Haaland diharapkan dapat menerima suplai bola yang tepat di posisi berbahaya. Meskipun Norwegia memiliki mentalitas menyerang, sang pelatih menyadari bahwa mereka harus siap bertahan dengan disiplin tinggi saat menghadapi tekanan dari Brasil.
Menanggapi catatan sejarah di mana Brasil belum pernah mengalahkan Norwegia dalam empat pertemuan sebelumnya, Solbakken tetap merendah. Ia menilai bahwa Brasil tetap menjadi favorit, meskipun jarak kualitas antar kedua tim tidak lagi sejauh tahun-tahun sebelumnya. Keyakinan tim Norwegia saat ini didasari pada konsistensi performa dan gaya permainan yang matang.
Menutup pernyataannya, Solbakken enggan memberikan persentase peluang kemenangan secara spesifik. Baginya, yang terpenting adalah keyakinan bahwa Norwegia mampu memberikan perlawanan sengit jika mereka mampu tampil dalam performa terbaik mereka. Tanpa performa yang maksimal, ia mengakui bahwa timnya akan kesulitan menghadapi kualitas individu yang dimiliki oleh skuad Brasil.