Olahraga

Robby dan Desak Raih Medali Perak pada World Climbing Series Krakow

Robby dan Desak Raih Medali Perak pada World Climbing Series Krakow

Ringkasan

  • Pasangan atlet panjat tebing Indonesia, Robby Al Hilmi dan Desak Made, sukses meraih medali perak dalam ajang World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia.

Tim nasional panjat tebing Indonesia berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang World Climbing Series Krakow 2026 yang diselenggarakan di Polandia. Pasangan atlet andalan Indonesia, Antasyafi Robby Al Hilmi dan Desak Made Rita Kusuma Dewi, sukses menyabet medali perak pada nomor speed estafet campuran setelah melewati persaingan sengit di babak final pada Sabtu (4/7).

Berdasarkan data resmi dari laman World Climbing, pasangan Robby dan Desak mencatatkan waktu impresif yakni 11,48 detik. Meski tampil maksimal, mereka harus mengakui keunggulan pasangan Amerika Serikat, Samuel Watson dan Emma Hunt, yang berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu lebih cepat, yaitu 10,89 detik.

Asisten Pelatih Timnas Panjat Tebing Disiplin Speed Indonesia, Fitriyani, menyatakan rasa syukurnya atas capaian tim sejauh ini. Hingga hari kedua penyelenggaraan, Indonesia telah berhasil mengumpulkan total tiga medali yang terdiri dari satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.

Sebelum keberhasilan di nomor estafet campuran, Desak Made Rita Kusuma Dewi telah lebih dulu mempersembahkan medali emas pada nomor speed individu putri. Sementara itu, medali perunggu berhasil diraih oleh atlet putra, Raharjati Nursamsa, pada nomor speed individu putra. Raihan ini menunjukkan konsistensi atlet Indonesia di level kompetisi dunia.

Di sisi lain, perjuangan tim Indonesia tidak selalu berjalan mulus. Pasangan Raharjati Nursamsa dan Raji'ah Sallsabillah harus menelan kekalahan dalam perebutan medali perunggu melawan atlet asal China, Zhao Yafei dan Zhao Yicheng. Pasangan Indonesia mencatatkan waktu 11,35 detik, terpaut tipis dari lawannya yang membukukan waktu 11,17 detik.

Timnas panjat tebing Indonesia membawa total tujuh atlet terbaiknya, terdiri dari empat atlet putra dan tiga atlet putri, untuk berlaga di Krakow. Fokus tim kini beralih pada hari terakhir turnamen, Minggu (5/7), di mana para atlet akan berjuang kembali untuk memperebutkan medali di nomor relay putra dan putri di Krakow Market Grand Square. Fitriyani memohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar tim dapat membawa pulang hasil maksimal di sisa laga.

Mengapa Ini Penting

Prestasi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan baru yang disegani dalam cabang olahraga panjat tebing di level internasional. Konsistensi para atlet dalam meraih medali di berbagai nomor membuktikan efektivitas program pembinaan atlet nasional yang dapat menjadi tolok ukur bagi pengembangan olahraga prestasi di tanah air.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
4 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit