Olahraga

PSM Makassar Raih 30 Pemain, Masih Butuh Satu Asing untuk Super League 2026/2027

Ringkasan

  • PSM Makassar memperkenalkan 30 pemain untuk Super League 2026/2027, masih membutuhkan satu pemain asing untuk melengkapi kuota 11 pemain asing.

PSM Makassar telah memperkenalkan 30 pemain yang akan membentuk skuad andalan untuk kompetisi Super League 2026/2027. Dari jumlah tersebut, hanya 10 pemain asing yang tergabung dalam tim, belum mencapai kuota maksimal yang diperbolehkan. Manajemen klub menegaskan bahwa satu lagi pemain asing akan ditambahkan sebelum kompetisi berlangsung penuh.

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim secara tegas menyatakan komitmen klub untuk memaksimalkan kuota pemain asing. Menurutnya, keputusan untuk menambah satu pemain asing dilatarbelakangi oleh keinginan pelatih untuk memiliki kekuatan penuh di lapangan. Namun, ia menegaskan bahwa penambahan tersebut mungkin tidak akan tersedia untuk laga pembuka melawan Persib. "Untuk pemain asing 10, insyaallah akan kita lengkapi menjadi 11. Tapi untuk laga melawan Persib mungkin kita belum lengkapi. Untuk pertandingan berikutnya insyaAllah kita sudah bisa lengkapi menjadi 11," ujarnya.

Keputusan PSM untuk tidak langsung memenuhi kuota penuh pemain asing juga mencerminkan strategi yang lebih matang. Sulaiman menjelaskan bahwa pelatih telah memilih untuk tidak memaksa kuota maksimal 35 pemain karena ingin menjaga keseimbangan antara kualitas dan kebutuhan tim. "Kuota 35, ya. Tapi pelatih memilih tidak full 35 karena memilih yang sesuai dengan kebutuhan saja. Kita 31 sudah dianggap cukup," katanya.

Sementara itu, komposisi pemain lokal dianggap sudah optimal oleh manajemen. Sulaiman menyatakan bahwa tidak ada rencana penambahan pemain lokal dalam waktu dekat. Fokus klub kini sepenuhnya pada satu pemain asing yang akan menjadi penutup kuota. "Untuk lokal mungkin sudah cukup. Jadi yang akan ada penambahan hanya asing, satu. Tinggal satu lagi," tegasnya.

PSM Makassar juga membuka ruang bagi pemain muda dari akademi untuk mendapatkan kesempatan di tim senior. Sistem yang diterapkan mirip dengan konsep 'yoyo', di mana pemain dari Elite Pro Academy (EPA) dapat naik ke tim senior atau turun kembali ke tim akademi sesuai kebutuhan. "Bisa, kalau untuk akademi kan sistemnya yoyo. Pemain dari EPA bisa naik, bisa turun," jelaskan Sulaiman.

Keputusan ini menandakan bahwa PSM tidak hanya fokus pada hasil jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi jangka panjang melalui pengembangan bakat lokal. Dengan kombinasi pemain asing berkualitas tinggi dan pemain lokal yang solid, skuad Juku Eja diproyeksikan kuat untuk bersaing di papan atas klasemen.

Namun, belum ada informasi lebih lanjut mengenai identitas atau asal negara pemain asing yang akan direkrut. Sulaiman enggan memberikan bocoran dan menyatakan bahwa pengumuman resmi akan dilakukan oleh manajemen pada waktunya. Hal ini menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar, yang sudah menantikan kehadiran pemain bintang asing yang dapat meningkatkan performa tim.

Dengan penambahan satu pemain asing, total skuad PSM Makassar musim 2026/2027 diproyeksikan mencapai 31 pemain. Angka ini tetap di bawah batas maksimal kuota yang diperbolehkan, namun dianggap cukup untuk mendukung seluruh aspek kompetisi. Keputusan untuk tidak memenuhi kuota penuh juga mencerminkan efisiensi sumber daya yang lebih bijak.

Dari sudut pandang persaingan, kehadiran pemain asing yang berkualitas tinggi diharapkan dapat meningkatkan kompetitivitas tim dalam setiap pertandingan. PSM yang selama ini dikenal sebagai salah sati klub paling sukses di Indonesia, kini semakin siap untuk menghadapi tantangan kompetisi lokal dan internasional yang semakin ketat.

Sementara itu, strategi penggunaan pemain muda dari akademi juga menjadi indikator bahwa PSM tidak hanya mengandalkan kekuatan saat ini, tetapi juga memastikan masa depan klub tetap cerah. Dengan sistem 'yoyo' yang fleksibel, pemain muda akan mendapatkan pengalaman berharga di level senior tanpa harus kehilangan kesempatan untuk berkembang di kancah akademi.

PSM Makassar kini fokus pada persiapan fisik dan taktikal sebelum kick-off Super League 2026/2027. Proses pemilihan satu pemain asing terakhir akan menjadi momok bagi manajemen, mengingat dampaknya terhadap keseimbangan tim. Namun, dengan komitmen untuk memaksimalkan kuota, diharapkan keputusan akhir akan mendukung visi klub untuk meraih kembali kesuksesan besar di musim ini.

Mengapa Ini Penting

Keputusan PSM untuk tidak memaksa kuota penuh mencerminkan pendekatan realistis dalam mengelola sumber daya. Dengan fokus pada kualitas di atas kuantitas, klub berusaha menyeimbangkan performa jangka pendek dan pengembangan jangka panjang. Pemilihan satu pemain asing terakhir akan menjadi momok penting, mengingat dampaknya terhadap kompetitivitas tim di kancah lokal dan internasional. Sistem 'yoyo' dengan akademi juga menunjukkan komitmen PSM terhadap pembangunan bakat muda, yang perlu diwujudkan agar kompetisi sepakbola Indonesia tetap kompetitif secara jangka panjang.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
31 Agustus 2026
Waktu Baca
4 menit