Olahraga

Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Vava Mario Yagalo Setelah Enam Musim

Persik Kediri Resmi Berpisah dengan Vava Mario Yagalo Setelah Enam Musim

Ringkasan

  • Persik Kediri resmi melepas Vava Mario Yagalo setelah enam musim kebersamaan.
  • Simak perjalanan karier sang bek dan evaluasi skuad Macan Putih.

Manajemen Persik Kediri secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan pemain bertahan senior, Vava Mario Yagalo. Keputusan ini menandai selesainya pengabdian sang pemain yang telah membela tim berjuluk Macan Putih tersebut selama enam musim terakhir. Vava, yang merupakan putra daerah Kediri, telah menjadi pilar penting di lini pertahanan Persik sejak bergabung pada tahun 2020.

Manajer Persik Kediri, Rachmad Tri Kuncara, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi yang ditunjukkan Vava selama berseragam klub. Menurutnya, kontribusi Vava sejak tim berjuang di masa transisi hingga menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia sangat berarti. Selama enam musim, Vava dianggap bukan sekadar pemain, melainkan sosok inspiratif bagi rekan-rekannya di dalam maupun di luar lapangan.

Perjalanan karier Vava sendiri cukup berwarna sebelum kembali ke tanah kelahirannya. Ia pernah menimba ilmu di Uruguay bersama SAD Indonesia pada periode 2009-2012, sebuah pengalaman berharga yang membentuk kematangannya sebagai pemain. Setelah melanglang buana ke berbagai klub di Indonesia, kepulangannya ke Persik pada 2020 bertepatan dengan momen kebangkitan tim yang baru saja promosi ke Liga 1.

Selama membela panji Macan Putih, Vava mencatatkan 70 penampilan di seluruh kompetisi resmi dengan torehan empat gol. Salah satu momen yang paling diingat publik adalah golnya ke gawang Arema FC pada Mei 2025. Dalam laga tersebut, Vava memilih untuk tidak melakukan selebrasi sebagai bentuk penghormatan mendalam kepada para korban Tragedi Kanjuruhan, sebuah gestur yang menuai simpati luas.

Selain Vava, manajemen Persik Kediri juga mengonfirmasi berakhirnya masa peminjaman dua pemain belakang lainnya, yakni Muhammad Firli dan Gavin Kwan. Keduanya telah berkontribusi signifikan sepanjang musim kompetisi Super League 2025/2026. Firli, misalnya, sempat mencetak gol krusial saat berhadapan dengan Persib Bandung dan PSBS Biak yang membantu tim meraih hasil positif.

Kepergian para pemain ini menjadi bagian dari proses evaluasi dan penyegaran skuad yang dilakukan manajemen Persik Kediri menatap musim mendatang. Pihak klub berharap Vava Mario Yagalo serta pemain lainnya dapat meraih kesuksesan di babak baru karier profesional mereka. Dukungan dan doa terbaik diberikan oleh keluarga besar Persik Kediri atas jasa-jasa yang telah mereka ukir dalam sejarah klub.

Mengapa Ini Penting

Perubahan komposisi pemain di klub Liga 1 seperti Persik Kediri mencerminkan dinamika manajemen sepak bola profesional dalam menjaga daya saing tim. Keputusan ini penting bagi para pendukung dan pengamat industri olahraga untuk memahami strategi regenerasi serta efisiensi klub dalam menghadapi ketatnya kompetisi musim depan.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
4 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit