BENGALURU – Bintang rugbi Sevens Australia, Henry Hutchison dan Maurice Longbottom, meyakini bahwa sinergi yang kian erat antara format rugbi tujuh orang (Sevens) dan rugbi 15 orang (Wallabies) telah memberikan dampak positif bagi perkembangan rugbi di Australia. Fenomena ini memungkinkan para atlet untuk berpindah antarformat dengan lebih fleksibel, terutama dalam menghadapi siklus turnamen besar seperti Olimpiade dan Piala Dunia Rugbi.
Dengan Australia yang tengah bersiap menjadi tuan rumah Piala Dunia Rugbi tahun depan, Hutchison menekankan bahwa jalur karier antara kedua format tersebut kini jauh lebih cair. Hal ini memberikan kesempatan bagi pemain untuk mengembangkan kemampuan mereka di lingkungan yang berbeda sesuai dengan tahap karier yang sedang mereka jalani.
"Ada pertukaran yang cukup dinamis antara Sevens dan 15-a-side. Kita sekarang memiliki beberapa pemain di tim Wallabies yang merupakan jebolan dari program Sevens kami satu atau dua tahun sebelumnya," ujar Hutchison. Sejumlah nama besar seperti Corey Toole, Dylan Pietsch, dan Tate McDermott diketahui telah matang melalui program Sevens sebelum menembus tim utama Wallabies.
Di sisi lain, beberapa pemain juga memilih kembali ke format Sevens saat memasuki tahun Olimpiade. Contoh nyata adalah Mark Nawaqanitawase, yang sempat berkompetisi di Olimpiade setelah menjalani karier di rugbi liga. Hutchison optimistis bahwa tren ini akan terus berlanjut hingga Olimpiade Los Angeles 2028, di mana pemain dari format 15 orang kemungkinan akan kembali memperkuat tim Sevens.
Meskipun pertukaran ini menguntungkan secara nasional, Maurice Longbottom mengakui adanya tantangan dalam mempertahankan talenta terbaik di tim Sevens. Beberapa pemain berbakat kini mulai dilirik oleh klub-klub Super Rugby, seperti Western Force. Meski berat melepas pemain, Longbottom tetap mendukung perkembangan karier mereka sembari berfokus pada target tim Sevens untuk ajang Olimpiade mendatang.
Lebih lanjut, Hutchison menyoroti bahwa rugbi Sevens kini berkembang pesat di negara-negara berkembang karena aksesibilitasnya yang lebih mudah. Dengan kebutuhan jumlah pemain yang lebih sedikit dan statusnya sebagai cabang olahraga Olimpiade, Sevens menjadi gerbang utama bagi banyak negara untuk menembus panggung rugbi internasional. Permainan ini pun telah berevolusi menjadi lebih taktis dengan fokus pada pertahanan dan kekuatan fisik di area set-piece.