Olahraga

Pape Gueye Mundur dari Timnas Senegal Akibat Konflik dengan Staf Pelatih

Pape Gueye Mundur dari Timnas Senegal Akibat Konflik dengan Staf Pelatih

Ringkasan

  • Pape Gueye memutuskan mundur dari timnas Senegal menyusul kekalahan dramatis dari Belgia di Piala Dunia dan konflik internal dengan staf pelatih.

Gelandang andalan tim nasional Senegal, Pape Gueye, secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk tidak lagi bersedia dipanggil memperkuat negaranya. Keputusan tegas ini diambil menyusul kegagalan Senegal dalam ajang Piala Dunia setelah tersingkir secara dramatis di babak 32 besar.

Pemain berusia 27 tahun tersebut menyatakan bahwa dirinya akan mengambil jeda panjang dari tugas internasional selama jajaran staf pelatih yang ada saat ini masih memegang kendali. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gueye melalui media sosial pribadinya tak lama setelah kekalahan menyakitkan Senegal dari Belgia pada Rabu lalu.

Dalam pertandingan tersebut, Senegal sebenarnya sempat berada di atas angin setelah memimpin dua gol melalui aksi Habib Diarra dan Ismaila Sarr. Namun, keunggulan tersebut sirna di menit-menit akhir pertandingan. Gueye sendiri sempat ditarik keluar lapangan oleh pelatih Pape Thiaw pada menit ke-60, sebuah keputusan taktis yang dimaksudkan untuk memperkokoh pertahanan namun justru menjadi titik balik bagi lawan.

Belgia berhasil memanfaatkan celah tersebut dengan mencetak dua gol krusial dalam empat menit terakhir melalui Romelu Lukaku dan Youri Tielemans. Pertandingan pun terpaksa dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu setelah skor imbang 2-2 di waktu normal. Ketegangan memuncak ketika Belgia akhirnya membalikkan keadaan melalui gol penalti Tielemans.

Penalti tersebut diberikan setelah wasit melakukan tinjauan VAR atas pelanggaran yang dilakukan oleh Lamine Camara, pemain pengganti yang masuk menggantikan Gueye. Kekalahan 3-2 ini menjadi pukulan telak bagi Senegal, mengingat mereka sempat tampil dominan sepanjang turnamen dan Gueye sendiri telah menyumbangkan dua gol bagi negaranya.

Gueye menegaskan bahwa ia akan memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kekalahan tim dan alasan di balik keputusannya dalam waktu dekat. Untuk saat ini, ia memilih untuk menarik diri sepenuhnya dari tanggung jawab tim nasional sebagai bentuk protes atau ketidakpuasan terhadap manajemen teknis yang diterapkan oleh federasi saat ini.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menyoroti dinamika internal tim nasional yang sangat berpengaruh pada performa atlet di turnamen internasional. Bagi pembaca di Indonesia, kasus ini menjadi cermin penting mengenai pentingnya harmonisasi antara pemain bintang dan staf pelatih dalam menjaga stabilitas tim di level kompetisi tertinggi.

Sumber Asli
Channelnewsasia
Tanggal
2 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit