Petinju muda Indonesia, Pangeran Lani, menyatakan kesiapan penuhnya untuk berlaga dalam ajang bergengsi Asian Boxing U19 dan U23 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta mulai 5 Juli mendatang. Kejuaraan ini menjadi panggung pembuktian bagi atlet berbakat tanah air untuk menunjukkan kualitasnya di hadapan publik sendiri.
Dalam keterangan resmi yang dirilis Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) pada Jumat, Pangeran Lani menegaskan bahwa kondisi fisik dan berat badannya telah mencapai titik optimal. Persiapan panjang selama di pemusatan latihan nasional (pelatnas) diyakini menjadi modal kuat bagi petinju asal Bali tersebut untuk meraih podium tertinggi dalam kategori 55 kg U19 putra.
Kejuaraan Asian Boxing edisi kali ini tergolong sangat kompetitif dengan partisipasi lebih dari 400 atlet yang berasal dari 26 negara di benua Asia. Indonesia sendiri menurunkan total 19 petinju unggulan, yang terbagi ke dalam 10 atlet untuk kategori U19 dan sembilan atlet untuk kategori U23, guna bersaing memperebutkan medali.
Proses persiapan Pangeran Lani terbilang sangat intensif karena ia sempat menjalani pemusatan latihan di Vietnam. Selama masa persiapan, ia mendapatkan bimbingan langsung dari pelatih asal Thailand, Kamanit Nareerak, yang memiliki rekam jejak sebagai mantan pelatih tim tinju Thailand untuk ajang Olimpiade, sehingga memberikan standar pelatihan kelas dunia.
Bagi Pangeran, turnamen ini memiliki arti strategis sebagai batu loncatan menuju Asian Games 2026. Ia memandang kejuaraan ini sebagai ujian krusial untuk mengamankan tiket partisipasi pada ajang olahraga multievent terbesar di Asia tersebut, sehingga ia dituntut untuk tampil maksimal dan konsisten di setiap babak pertandingan.
Pelatih tim nasional tinju Indonesia, Husni Ray, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan performa Pangeran Lani. Menurut Husni, Pangeran merupakan salah satu ujung tombak tim Merah Putih yang memiliki kombinasi teknik bertinju yang mumpuni serta pengalaman bertanding di level internasional yang cukup matang untuk meraih medali.