Jakarta - Bintang sepak bola dunia, Neymar Jr., secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Brasil. Keputusan besar ini diambil menyusul kegagalan Selecao melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di babak 16 besar. Brasil dipastikan angkat koper setelah menelan kekalahan tipis 1-2 dari Norwegia dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New York, Amerika Serikat, pada Senin waktu setempat.
Dalam pernyataan emosional yang dilansir oleh media Brasil, Globo, Neymar mengungkapkan bahwa masa baktinya bersama tim nasional telah mencapai titik akhir. Ia menegaskan bahwa segala upaya telah dikerahkan, namun takdir berkata lain bagi tim Samba di turnamen empat tahunan ini. Stadion MetLife sendiri memiliki nilai historis yang mendalam bagi sang pemain, karena di tempat itulah perjalanan karier internasionalnya dimulai sekaligus berakhir.
Neymar menutup buku karier internasionalnya dengan statistik yang fenomenal. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil dengan total 80 gol dari 130 penampilan. Gol penaltinya ke gawang Norwegia di laga terakhirnya menjadi catatan penutup yang bersejarah, sekaligus mengokohkan posisinya sebagai legenda hidup sepak bola Brasil yang telah melampaui rekor legendaris Pele.
Kiprah Neymar bersama Selecao mencakup perjalanan panjang selama 16 tahun sejak debutnya pada 10 Agustus 2010. Selama periode tersebut, ia tidak hanya menjadi mesin gol, tetapi juga sosok sentral yang membawa Brasil meraih berbagai prestasi membanggakan. Beberapa di antaranya adalah gelar Piala Konfederasi FIFA 2013, di mana ia juga terpilih sebagai pemain terbaik, serta medali emas Olimpiade Rio 2016 yang menjadi sejarah baru bagi sepak bola Brasil.
Piala Dunia 2026 sendiri menjadi penutup yang cukup pahit bagi sang pemain. Sepanjang turnamen, Neymar hanya mencatatkan waktu bermain selama 37 menit akibat kondisi fisik dan situasi tim yang tidak menentu. Meskipun demikian, kontribusinya bagi sepak bola Brasil tetap tak terbantahkan, baik di level senior maupun saat ia membawa Brasil menjuarai South American U-20 Championship pada tahun 2011.
Dengan mundurnya Neymar, kini Brasil memasuki era baru tanpa sang ikon yang selama lebih dari satu dekade menjadi wajah sepak bola negara tersebut. Keputusan ini menandai berakhirnya sebuah generasi emas yang pernah memberikan banyak warna bagi dunia sepak bola internasional. Dunia kini menanti bagaimana Selecao akan membangun kembali kekuatan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan setelah kepergian sang legenda.