Bintang muda tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, menegaskan bahwa ambisi pribadinya untuk mencetak gol bukanlah prioritas utama dalam perjalanannya di Piala Dunia 2026. Meskipun gagal mencatatkan namanya di papan skor saat Spanyol menundukkan Austria dengan skor telak 3-0 pada babak 32 besar di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Yamal mengaku tetap merasa puas dengan kontribusi kolektif timnya.
Penampilan gemilang Yamal sepanjang laga tersebut membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan atau 'Man of the Match' oleh FIFA. Pengakuan ini menjadi bukti nyata bahwa pengaruhnya di lapangan tidak melulu diukur dari jumlah gol atau assist, melainkan dari pergerakan dan kontribusi taktis yang ia berikan untuk membongkar pertahanan lawan.
Kemenangan meyakinkan atas Austria ini sekaligus memastikan langkah Spanyol ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Skuad asuhan pelatih Spanyol tersebut kini bersiap menghadapi tantangan berat melawan Portugal pada Selasa (7/7) mendatang di Stadion Dallas. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi laga sengit mengingat Portugal baru saja melaju setelah meraih kemenangan dramatis atas Kroasia.
Dalam wawancaranya, Yamal mengungkapkan rasa syukurnya bisa mewujudkan mimpi masa kecil untuk bermain di panggung tertinggi sepak bola dunia. Baginya, fokus utama saat ini adalah membawa La Furia Roja terus melaju hingga mencapai target tertinggi, yakni menjadi juara dunia, sebuah ambisi besar yang ia bawa setelah kesuksesan menjuarai Piala Eropa 2024 lalu.
Sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, Yamal telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa dengan selalu tampil dalam setiap pertandingan, baik sebagai starter maupun pemain pengganti saat kondisi fisiknya belum mencapai 100 persen. Hingga saat ini, pemain berbakat milik Barcelona tersebut telah mencatatkan 29 penampilan internasional dengan torehan tujuh gol dan 12 assist sejak debut profesionalnya.
Menjelang usianya yang ke-19, Yamal merasa performanya kini semakin membaik dan ia mulai kembali menemukan ritme permainan terbaiknya. Dengan kepercayaan diri yang tinggi dan dukungan dari rekan setimnya, Yamal bertekad untuk terus memberikan performa terbaik demi membawa Spanyol melangkah lebih jauh di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia ini.