Bintang muda Barcelona Lamine Yamal dan bomber Manchester City Erling Haaland tercatat sebagai pemain dengan taksiran harga tertinggi di dunia saat ini. Berdasarkan data Transfermarkt, keduanya sama-sama dihargai 220 juta euro atau setara dengan Rp4,5 triliun.
Yamal yang masih berusia 19 tahun berhasil menyamai nilai pasar Haaland yang sudah bertahun-tahun menjadi mesin gol paling ditakuti. Capaian ini semakin spektakuler mengingat Yamal baru menjalani musim penuh pertamanya di tim utama Barcelona.
Transfermarkt memperbarui estimasi nilai pemain secara berkala berdasarkan performa, usia, kontrak, dan faktor komersial. Nilai Yamal meroket setelah penampilan gemilangnya di Euro 2024 dan konsistensinya di La Liga, membuat banderolnya setara dengan striker sekaliber Haaland.
Sementara itu, Haaland memiliki rekam jejak yang sudah teruji dari musim ke musim. Pemain asal Norwegia itu rutin menjadi top skor di Liga Inggris, Liga Champions, dan meraih Sepatu Emas Eropa. Usianya yang 24 tahun membuat nilainya tetap stabil di puncak.
Di bawah keduanya, Kylian Mbappe menempati posisi ketiga dengan 200 juta euro. Disusul Michael Olise (170 juta euro) dan Jude Bellingham (160 juta euro). Nama-nama seperti Pedri, Vinicius Jr., Vitinha, Khvicha Kvaratskhelia, dan Joao Neves melengkapi posisi 10 besar.
Dominasi pemain muda dalam daftar ini menunjukkan tren pergeseran pasar. Klub-klub Eropa kini lebih berani menginvestasikan dana besar pada talenta belia ketimbang pemain veteran. Bagi Barcelona, memiliki Yamal di puncak daftar menjadi kebanggaan sekaligus tantangan: sulit mempertahankan pemain dengan nilai selangit.
Dampaknya pun terasa hingga ke Indonesia. Nilai 220 juta euro setara dengan lebih dari setengah total belanja klub-klub Liga 1 dalam satu musim. Angka ini menjadi cermin betapa besarnya jurang antara industri sepak bola Eropa dan Asia Tenggara.
Meski demikian, mulai ada titik terang. Beberapa pemain keturunan Indonesia mulai merambah Eropa, meski nilai pasarnya masih jauh dari angka tersebut. Daftar Transfermarkt ini bisa menjadi motivasi bagi pesepak bola muda Indonesia untuk terus mengasah kemampuan.
Para pengamat meyakini nilai Yamal akan terus naik seiring usianya yang masih sangat muda. Barcelona pun dipastikan tidak akan melepasnya dengan harga 220 juta euro saat ini, karena potensi jangka panjangnya jauh lebih besar.
Di sisi lain, Haaland mungkin sudah mencapai puncak nilai pasar. Namun, jika ia terus mempertahankan ketajamannya, bukan tidak mungkin harganya kembali naik seiring berjalannya waktu.
Tren kenaikan nilai pemain tampaknya belum akan berhenti. Dengan inflasi transfer yang terus terjadi, prediksi segera muncul pemain dengan harga 300 juta euro atau lebih. Bisa jadi, nama seperti Lamine Yamal yang akan mencatatkan rekor baru.
Transfermarkt memberikan gambaran ideal berdasarkan data, tetapi harga aktual di lapangan bisa berbeda jika klub pembeli benar-benar mengajukan tawaran. Yang jelas, persaingan untuk memiliki pemain termahal dunia semakin menarik.