Pelatih tim nasional Meksiko, Javier Aguirre, menegaskan bahwa kekuatan utama timnya menjelang laga krusial Piala Dunia melawan Inggris bukan terletak pada momentum atau keuntungan sebagai tuan rumah. Sebaliknya, Aguirre menyoroti pentingnya ruang ganti yang tidak egois, di mana setiap pemain mengedepankan kerendahan hati dan kemauan untuk bekerja sama demi kepentingan kolektif.
Dalam sesi konferensi pers menjelang pertandingan, Aguirre menjelaskan filosofi pemilihan skuadnya. Ia sengaja memilih pemain yang tidak memprioritaskan bakat individu di atas segalanya. Menurutnya, keberhasilan Meksiko sejauh ini adalah hasil dari para pemain yang bersedia menanggalkan ego mereka dan melayani tim dengan penuh kerendahan hati.
Mengomentari kekuatan lawan, Aguirre mengakui bahwa Inggris, yang dipimpin oleh penyerang Harry Kane, adalah tim yang sangat kuat secara fisik dan memiliki kemampuan teknis yang mumpuni. Ia menyebut Kane sebagai pemain kelas dunia yang harus diwaspadai secara kolektif, bukan hanya oleh lini pertahanan, tetapi oleh seluruh pemain Meksiko di lapangan.
Strategi khusus telah disiapkan untuk meredam pergerakan Kane. Aguirre menekankan bahwa timnya akan berupaya keras agar penyerang Bayern Munich tersebut tidak merasa nyaman saat turun menjemput bola. Meksiko berkomitmen untuk memastikan selalu ada pengawalan ketat agar Kane tidak memiliki ruang untuk mengkreasikan permainan.
Di sisi lain, Meksiko akan mengandalkan pengalaman Raul Jimenez yang telah lama berkarier di Premier League. Meskipun memiliki kedekatan dengan banyak pemain Inggris, Jimenez menegaskan bahwa ia tetap profesional dan fokus sepenuhnya pada pertandingan. Ia menolak untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan liga Inggrisnya demi menjaga konsentrasi.
Jimenez juga memuji atmosfer di dalam skuad Meksiko saat ini. Penyerang berusia 35 tahun tersebut merasa sangat bangga menjadi bagian dari tim yang menunjukkan komitmen luar biasa di setiap pertandingan. Baginya, semangat kebersamaan ini adalah aset paling berharga yang dimiliki Meksiko untuk menghadapi tantangan besar melawan Inggris di Stadion Azteca.