Bruno Guimaraes secara resmi meminta hengkang dari Newcastle United. Kabar ini langsung membuat Arsenal bergerak cepat untuk mengamankan jasa gelandang asal Brasil tersebut di bursa transfer musim panas ini.
Arsenal memang sudah lama memantau Guimaraes sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah mereka. Setelah gagal mendapatkan Sandro Tonali yang memilih Tottenham Hotspur dengan biaya awal £92,5 juta, The Gunners kini fokus penuh untuk memboyong kapten Newcastle itu ke Emirates Stadium.
Menurut sumber yang dekat dengan negosiasi, Arsenal sempat menanyakan potensi biaya transfer Guimaraes dan disebutkan angka sekitar £60 juta. Namun, Newcastle belum menerima tawaran resmi sama sekali. Meski begitu, Arsenal dinilai akan segera mengajukan proposal baru dalam waktu dekat.
Faktor usia menjadi pertimbangan penting dalam potensi kesepakatan ini. Guimaraes akan menginjak usia 29 tahun pada November mendatang. Arsenal tentu enggan mengeluarkan dana besar untuk pemain yang sudah memasuki usia kepala tiga, meskipun kualitasnya tak diragukan lagi.
Newcastle sendiri sebenarnya enggan melepas Guimaraes. Pasalnya, mereka sudah kehilangan dua pemain kunci lain di lini tengah: Sandro Tonali dan Anthony Gordon musim panas ini. Penjualan besar-besaran ini menunjukkan perubahan strategi klub yang kini lebih fokus merekrut pemain muda potensial asal Eropa, seperti Bazoumana Toure.
Guimaraes merupakan sosok yang sangat penting bagi Newcastle. Ia adalah kapten, jantung permainan, dan pemimpin di lapangan. Kepergiannya akan menjadi pukulan telak bagi proyek ambisius yang dibangun sejak kedatangan konsorsium Arab Saudi. Pemain berusia 28 tahun itu sebelumnya sempat mengungkapkan kekecewaan setelah Newcastle gagal lolos ke kompetisi Eropa musim lalu.
Di sisi Arsenal, jika berhasil merekrut Guimaraes, kemungkinan akan ada pemain yang dilepas. Christian Norgaard menjadi salah satu kandidat yang bisa dijual. Selain itu, status Martin Zubimendi sebagai starter reguler di lini tengah juga patut dipertanyakan. Arteta tampaknya menginginkan sosok berpengalaman dan agresif seperti Guimaraes untuk menambah daya gedor timnya.
Situasi ini menjadi dilema besar bagi Newcastle. Mereka harus memilih antara mempertahankan pemain bintang yang ingin pergi atau memulai babak baru dengan regenerasi skuad. Sementara bagi Arsenal, ini adalah kesempatan langka untuk mendapatkan gelandang kelas dunia yang bisa menjadi kunci perebutan gelar juara Premier League musim depan.