Ben Stokes, kapten tim kriket Test Inggris, secara mengejutkan mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari dunia kriket internasional. Pernyataan ini disampaikan di tengah berlangsungnya pertandingan Test ketiga yang menentukan melawan Selandia Baru. Keputusan yang mendadak ini tentu memberikan dampak besar bagi dunia olahraga kriket global.
Dalam sebuah video yang dirilis oleh England Cricket di media sosial, Stokes menyampaikan pesan emosional kepada rekan setimnya di ruang ganti di Trent Bridge. Ia mengungkapkan bahwa dua hari terakhir dalam pertandingan tersebut akan menjadi momen terakhirnya mengenakan seragam tim nasional Inggris. Pengumuman ini disampaikan tepat sebelum jeda istirahat, yang sontak mengejutkan publik dan penggemar kriket di seluruh dunia.
Stokes, yang kini berusia 35 tahun, telah mendedikasikan 15 tahun kariernya untuk mewakili Inggris. Puncak kariernya tercatat pada tahun 2019, ketika ia menjadi sosok kunci dalam kemenangan dramatis Inggris atas Selandia Baru di final Piala Dunia 50-over di Lord’s. Selain itu, ia juga merupakan pemain vital dalam kesuksesan tim Inggris meraih gelar juara Piala Dunia T20 pada tahun 2022, tahun yang sama saat ia diangkat menjadi kapten tim Test.
Keputusan pensiun ini hadir di tengah masa yang penuh gejolak bagi Stokes. Sebelumnya, ia sempat menjadi sorotan media karena dicoret dari tim untuk pertandingan Test kedua akibat investigasi terkait insiden di sebuah klub malam di London bersama rekan setimnya, Gus Atkinson. Meski demikian, ECB kemudian menyatakan bahwa tidak ada bukti cukup yang menunjukkan adanya pelanggaran regulasi, dan Stokes pun kembali dipanggil untuk memperkuat tim pada pertandingan ketiga.
Ketua England and Wales Cricket Board (ECB), Richard Thompson, memberikan penghormatan tinggi kepada Stokes. Ia menyebut Stokes sebagai salah satu pemain kriket terhebat yang pernah dimiliki Inggris dan sosok yang mendefinisikan generasinya. Thompson menyoroti kemampuan Stokes dalam menghadapi tekanan serta daya saingnya yang luar biasa sebagai warisan yang akan selalu diingat oleh jutaan penggemar.
Pertandingan Test ketiga melawan Selandia Baru kini menjadi panggung perpisahan bagi sang kapten. Dengan kedudukan seri 1-1, seluruh mata tertuju pada hari terakhir pertandingan di Trent Bridge. Terlepas dari berbagai kontroversi yang sempat mewarnai karier akhirnya, warisan Stokes dalam sejarah kriket internasional tetap tidak terbantahkan dan akan terus diakui sebagai salah satu karier paling ikonik di era modern.