Lionel Messi kembali membuktikan statusnya sebagai legenda hidup sepak bola dunia setelah membawa tim nasional Argentina melaju ke perempat final Piala Dunia 2026. Dalam laga dramatis babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (8/7) malam WIB, La Albiceleste sukses menundukkan Mesir dengan skor ketat 3-2. Messi tampil sebagai pembeda dengan kontribusi satu gol dan satu assist krusial.
Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Argentina ke babak delapan besar, tetapi juga menempatkan Messi kembali di puncak daftar top skor sementara Piala Dunia 2026 dengan koleksi delapan gol. Torehan ini sekaligus mengungguli dua rival utamanya, Kylian Mbappe dan Erling Haaland, yang masing-masing telah mengumpulkan tujuh gol hingga fase 16 besar berakhir.
Performa impresif tersebut melahirkan sejumlah rekor baru yang mencengangkan. Salah satu yang paling menonjol adalah penajaman rekor gol sepanjang masa di ajang Piala Dunia. Kini, Messi tercatat sebagai satu-satunya pemain dalam sejarah yang mampu mengoleksi total 21 gol di panggung sepak bola paling bergengsi sejagat raya tersebut.
Tidak berhenti di situ, Messi mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol dalam enam pertandingan fase gugur secara berturut-turut. Konsistensi di laga-laga krusial ini menegaskan mentalitas pemenang kapten Argentina tersebut. Ia juga memecahkan rekor sebagai pemain tertua (39 tahun) yang mampu mencetak gol sekaligus assist dalam satu pertandingan fase gugur, melampaui rekor legendaris Nils Liedholm dari Swedia yang bertahan sejak 1958.
Rekor berlanjut pada catatan gol beruntun dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pemain manapun sebelumnya. Selain tajam dalam penyelesaian akhir, Messi juga mengukuhkan diri sebagai raja assist di Piala Dunia, melampaui catatan delapan assist milik legenda besar Argentina, Diego Armando Maradona.
Keberhasilan Messi mengukir deretan rekor ini menjadi bukti ketahanan fisik dan teknik permainannya yang tak lekang oleh waktu. Meski telah menginjak usia senja bagi seorang atlet sepak bola, pengaruh Messi di lapangan tetap tak terbantahkan, menjadikannya sosok sentral dalam upaya Argentina mempertahankan gelar juara di Piala Dunia 2026.