Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) secara resmi mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan Zlatko Dalic yang telah menjabat sebagai pelatih kepala tim nasional Kroasia selama hampir sembilan tahun. Keputusan ini menandai berakhirnya sebuah era keemasan bagi tim berjuluk Vatreni tersebut, setelah Dalic memberikan kontribusi signifikan bagi sepak bola Kroasia di panggung internasional sejak penunjukannya pada Oktober 2017.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui kanal media sosial federasi, HNS menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah diberikan oleh pria berusia 59 tahun tersebut. Federasi mengakui bahwa di bawah kepemimpinan Dalic, Kroasia berhasil mencapai berbagai prestasi membanggakan yang mengharumkan nama bangsa, baik dalam turnamen besar maupun dalam membangun semangat kebersamaan di dalam dan luar lapangan.
Selama masa kepemimpinannya, Zlatko Dalic sukses menorehkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Kroasia. Prestasi paling fenomenal yang dicapai adalah membawa Vatreni meraih posisi kedua dalam Piala Dunia 2018 di Rusia, serta mengamankan peringkat ketiga pada Piala Dunia 2022 di Qatar. Pencapaian ini membuktikan ketangguhan taktik dan kepemimpinan Dalic di level tertinggi kompetisi sepak bola dunia.
Selain sukses di panggung Piala Dunia, Dalic juga membawa Kroasia menjadi runner-up dalam ajang UEFA Nations League musim 2022/2023. Meskipun langkah Kroasia sempat terhenti di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 2-1 dari Portugal, rekam jejak Dalic yang mencatatkan rata-rata 1,86 poin per pertandingan dari 111 laga tetap menjadi catatan impresif bagi seorang pelatih tim nasional.
Sebelum menutup kiprahnya bersama timnas, Dalic memiliki rekam jejak karier yang solid, termasuk menangani klub-klub di Kroasia seperti HNK Rijeka serta klub-klub ternama di Timur Tengah seperti Al Ain dan Al Hilal. Kepergiannya kini membuka babak baru bagi regenerasi sepak bola Kroasia yang diharapkan tetap mampu mempertahankan standar tinggi yang telah dibangun oleh sang mantan pelatih selama hampir satu dekade terakhir.