Uni Balap Sepeda Internasional (UCI) secara resmi memberlakukan larangan ketat terhadap penggunaan kantong es atau ice socks yang diselipkan di dalam skinsuit pembalap selama ajang Tour de France. Kebijakan ini mulai ditegakkan pada etape pembuka nomor team time trial yang berlangsung di Barcelona, Sabtu (4/7), di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan suhu udara yang menembus angka 30 derajat Celsius.
Laporan dari Cyclingnews menyebutkan bahwa sejumlah pembalap sempat dihentikan oleh ofisial UCI tepat sebelum mereka memasuki area start ramp. Para ofisial menemukan bahwa para atlet berupaya menyiasati suhu panas dengan menyelipkan kantong berisi es di bagian belakang pakaian balap mereka, tepatnya di area dekat leher, sebagai metode pendinginan tubuh instan sebelum memulai perlombaan.
Komisar UCI yang bertugas di lapangan menegaskan bahwa penggunaan kantong es tersebut merupakan pelanggaran terhadap aturan teknis mengenai pakaian dan aksesori. Menurut otoritas balap sepeda dunia tersebut, benda tambahan yang diselipkan di bawah pakaian balap secara nyata mengubah bentuk tubuh pembalap, yang mana hal ini dilarang keras dalam regulasi standar perlengkapan UCI.
Lebih lanjut, pihak UCI menjelaskan bahwa penegakan aturan ini dilakukan untuk menjaga integritas kompetisi. Mereka berargumen bahwa jika pengecualian diberikan untuk hal-hal kecil seperti kantong es, maka akan sulit untuk menentukan batasan yang adil bagi seluruh peserta di masa depan. Aturan ini bertujuan agar tidak ada elemen nonesensial yang ditambahkan di atas atau di bawah pakaian yang dapat memberikan keuntungan teknis secara tidak sah.
Kebijakan mendadak ini sempat memicu kebingungan di kalangan staf tim dan para pembalap. Pasalnya, penggunaan kantong es selama ini dianggap sebagai praktik umum dan lazim dilakukan dalam dunia balap sepeda profesional, terutama saat menghadapi cuaca panas, baik saat persiapan sebelum start maupun di tengah berlangsungnya perlombaan yang menguras tenaga.
Menanggapi hal tersebut, Jenco Drost, Kepala Peralatan Performa dari tim Visma-Lease a Bike, menyatakan bahwa sebenarnya aturan mengenai benda tambahan di balik skinsuit sudah sempat disinggung dalam rapat perlengkapan Tour de France. Menurutnya, UCI memang telah menunjukkan sikap yang semakin ketat terhadap modifikasi perlengkapan di bawah pakaian balap sejak tahun lalu, sehingga tim seharusnya sudah bisa mengantisipasi larangan ini.