Persiapan Timnas Indonesia menuju gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 menghadapi tantangan awal yang cukup krusial. Pelatih kepala John Herdman secara resmi memutuskan untuk memulangkan dua pemain, yakni Dony Tri Pamungkas dan Yakob Sayuri, dari pemusatan latihan di Stadion Madya, Jakarta, Selasa (22/9).
Keputusan ini diambil setelah tim pelatih melakukan evaluasi mendalam terkait kondisi fisik para pemain. Dony Tri Pamungkas dipulangkan ke klub asalnya, Persija Jakarta, demi fokus pada pemulihan kebugaran. Sementara itu, Yakob Sayuri harus absen karena sedang menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dialaminya.
Kehilangan dua pilar ini tentu memberikan dampak pada kedalaman skuad yang sedang dibangun Herdman. Namun, respons cepat langsung diberikan oleh staf pelatih dengan memanggil dua nama pengganti, yaitu Shayne Pattynama dan Rizky Eka Pratama. Keduanya bahkan sudah bergabung dalam sesi latihan perdana bersama 21 pemain lainnya.
Sesi latihan perdana tersebut dipimpin langsung oleh asisten pelatih Cesar Meylan, yang fokus pada pemanasan dan materi passing. Di sisi lain, John Herdman memilih untuk mengamati dari pinggir lapangan selama 15 menit awal untuk mematangkan strategi taktis sebelum nantinya diterapkan secara penuh kepada para pemain.
Situasi ini menjadi pengingat bahwa kebugaran pemain tetap menjadi variabel paling sulit ditebak dalam turnamen sepak bola internasional. Dengan mepetnya waktu persiapan menuju laga pembuka melawan Singapura pada 25 September mendatang, efisiensi waktu menjadi harga mati bagi skuad Garuda.
Di balik perombakan skuad ini, tantangan bagi John Herdman adalah menjaga konsistensi permainan di tengah bongkar pasang personel. Kedatangan Shayne Pattynama diharapkan mampu memberikan kestabil memberikan dimensi baru di sektor pertahanan, sementara Rizky Eka diharapkan mampu mengisi celah yang ditinggalkan Yakob di lini serang.
Publik sepak bola tanah air tentu menanti bagaimana racikan taktik pelatih asal Inggris ini di ajang ASEAN Cup nanti. Mengingat minimnya waktu persiapan, integrasi pemain baru seperti Shayne dan Rizky ke dalam pola permainan menjadi kunci utama keberhasilan tim.
Sementara itu, beberapa pemain abroad seperti Calvin Verdonk dan Dean James masih belum terlihat di Jakarta. Kehadiran mereka diharapkan dapat melengkapi komposisi tim sebelum tenggat waktu pendaftaran final pada 24 September.
John Herdman menekankan bahwa meski ada kendala kebugaran, program persiapan tim secara keseluruhan tetap berjalan sesuai rencana. Ia memilih untuk memulangkan pemain yang kondisinya kurang ideal demi memastikan seluruh anggota skuad yang tersisa berada dalam kondisi prima untuk bertanding.
Keputusan memulangkan pemain ke klub masing-masing menunjukkan profesionalisme dalam manajemen beban kerja atlet. Hal ini mencegah risiko cedera yang lebih parah yang bisa merugikan karier pemain di masa depan serta performa tim nasional secara jangka panjang.
Menjelang laga pembuka di Stadion Gelora Bung Karno, fokus utama kini beralih pada pemantapan taktik. Seluruh pemain dituntut untuk segera beradaptasi dengan filosofi permainan yang diusung Herdman dalam waktu kurang dari 48 jam.
Ke depan, kedalaman skuad yang mumpuni akan menjadi faktor pembeda bagi Indonesia. Turnamen ASEAN Cup edisi perdana ini bukan sekadar ajang pembuktian, melainkan batu loncatan bagi para pemain untuk menunjukkan bahwa mereka layak menjadi bagian dari proyek jangka panjang Timnas Indonesia.