Pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel mengakui bahwa kemenangan 2‑1 atas Norwegia di Stadion Miami pada Minggu, 12 Juli 2026, adalah hasil yang beruntung, bukan sebuah penampilan meyakinkan. Meskipun sukses melaju ke semifinal Piala Dunia 2026, Tuchel menilai anak‑anaknya masih jauh dari sempurna. ”Hari ini kami mempersulit diri sendiri. Hasilnya memang fantastis karena kami lolos ke semifinal, tetapi saya tidak senang dengan penampilan kami. Kami beruntung hari ini. Kami harus bermain lebih baik,” ujarnya.
Bellingham menjadi pahlawan kemenangan Inggris dengan mencetak dua gol penyeimbang dan kemenangan. Gol pertama Norway melalui Andreas Schjelderup membuat The Three Lions tertinggal, sebelum Bellingham menyamakan kedudukan di injury time babak pertama dan menjebol gawang kembali di awal extra time. Gelandang Real Madrid itu mengatakan bahwa semangat juang seluruh tim menjadi kunci melewati pertandingan berat tersebut. “Karakter dan kegigihan membawa kami melewati pertandingan ini. Bahkan ketika keadaan tidak berjalan sesuai harapan, kami memberikan semua yang kami miliki,” kata Bellingham.
Kapten Harry Kane juga memuji mentalitas timnya. “Pertandingan berjalan cukup seimbang dari segi penguasaan bola dan peluang. Namun, ketika Anda memiliki orang seperti Jude yang bisa mengubah pertandingan untuk kami seperti yang dia lakukan lagi hari ini, itu jelas menjadi faktor besar,” kata Kane. “Semangat dan keinginan para pemainlah yang membawa kami melewati pertandingan ini.”
Di sisi lain, pelatih Norwegia Ole Gunnar Solskjær menilai anak‑anaknya tampil gigih meski harus mengakui keunggulan Inggris. “Kami menciptakan beberapa peluang bagus, tetapi Inggris lebih tajam di depan gawang. Kami bangga dengan usaha yang kami tunjukkan,” ujar Solskjær.
Kemenangan ini membawa Inggris ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi pemenang laga Argentina‑Swiss. Bagi Tuchel, ini adalah modal penting, tetapi ia mengingatkan agar tidak berpuas diri. “Kita harus terus memperbaiki kekurangan kita. Semifinal akan menjadi ujian yang berbeda, dan kami harus siap secara fisik dan mental,” tambahnya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pertandingan ini menarik perhatian karena meningkatnya minat terhadap kompetisi Piala Dunia 2026. Pertandingan di Miami menunjukkan bahwa Eropa tetap kompetitif di tingkat global, dan pemain‑pemain seperti Bellingham menjadi inspirasi bagi talenta muda di Asia, termasuk Indonesia. Selain itu, gaya bermain agresif dan kemampuan untuk bangkit dari ketertinggalan adalah pelajaran berharga bagi pelatih muda di sini.
Dari sudut pandang industri, penampilan Bellingham yang konsisten membuatnya semakin berharga di pasar transfer global. Klub‑klub dari Asia, termasuk yang tertarik pada pemain Indonesia, memantau perkembangan pemain Eropa untuk mencari pola yang dapat ditiru. Selain itu, kemenangan Inggris memperkuat posisi mereka sebagai salah satu tim unggulan di Piala Dunia berikutnya, yang berpotensi meningkatkan nilai komersial dan hak siar di pasar Asia.
Secara keseluruhan, kemenangan Inggris atas Norwegia adalah kemenangan yang diwarnai ketegangan dan keberuntungan. Meskipun jalan menuju final masih panjang, penampilan anak‑anak Tuchel menunjukkan bahwa mereka memiliki karakter untuk bersaing di level tertinggi. Para penggemar, baik di Inggris maupun di Indonesia, akan terus memantau perjalanan mereka dengan harapan melihat sepak bola berkualitas yang dapat menginspirasi generasi berikutnya.