Olahraga

Thom Haye Tegaskan Timnas Indonesia Bidik Juara Piala AFF 2026

Ringkasan

  • Thom Haye di Bali, 18/7, tegaskan Timnas Indonesia target juara Piala AFF 2026 demi akhiri puasa gelar sejak 1986.

Gelandang Timnas Indonesia Thom Haye menyatakan secara terbuka bahwa skuad Garuda tidak gentar menargetkan gelar juara Piala AFF 2026, ajang yang belum pernah diraih Indonesia sejak digelar pada 1986. Pernyataan tersebut disampaikan Haye di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, pada Sabtu (18/7), saat tim tengah menggelar pemusatan latihan menjelang turnamen dwitahunan tersebut.

Haye menegaskan fokus utama skuad Merah Putih adalah kemenangan. Ia menilai pengalaman beberapa pemain yang sudah sering tampil di partai final menjadi modal penting untuk mengakhiri puasa gelar. "Sudah sangat jelas, kami bertanding untuk menang. Itu fokus utamanya. Kami tidak takut bilang itu karena kami sudah banyak main di final," ujar pemain kelahiran Belanda tersebut.

Indonesia tercatat sebagai runner-up Piala AFF sebanyak enam kali, namun belum sekalipun mengangkat trofi. Terakhir kali skuad Garuda mencapai final terjadi pada edisi 2020 dan 2022, di mana keduanya berakhir dengan kekalahan dari Thailand. Kondisi ini membuat target juara 2026 bukan sekadar retorika, melainkan kebutuhan historis bagi sepak bola nasional.

Pemusatan latihan di Bali menjadi bagian dari persiapan panjang pelatih dan staf teknis untuk membangun kekompakan. Haye, yang kini memperkuat Persib Bandung, mengaku menikmati proses tersebut meski intensitasnya tinggi. Energi kolektif pemain dinilainya sebagai kunci dalam menghadapi tekanan turnamen.

Sebelum berlaga di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia berencana menjalani laga uji coba. Lawan belum ditentukan, namun opsi terdekat adalah klub Liga 1 yang bersiap tampil di Piala Presiden 2025 pada akhir Juli ini. Skenario tersebut memungkinkan pelatih mengukur kebugaran sekaligus merotasi pemain tanpa risiko jadwal internasional yang padat.

Bagi ekosistem sepak bola Tanah Air, ambisi juara yang diucapkan pemain naturalisasi berpengalaman seperti Haye memberi sinyal optimisme. Kehadiran figur dengan jam terbang Eropa di skuad dinilai meningkatkan standar mental tim. Hal ini berbeda dengan era sebelumnya, ketika target juara kerap dihindari demi menekan ekspektasi publik.

Dampaknya terlihat pada antusiasme suporter. Penjualan tiket laga pembuka melawan Kamboja diprediksi meningkat seiring klaim percaya diri dari dalam ruang ganti. Stadion Pakansari, Bogor, yang akan jadi venue pertandingan pertama pada 27 Juli 2026, berpotensi kembali sesak oleh pendukung setia Timnas.

Secara teknis, Haye menolak membebani diri dengan memikirkan lawan berat di fase selanjutnya. Ia menekankan pentingnya fokus per pertandingan sesuai arahan pelatih. "Kami fokus persiapan dan seperti pelatih kami sering katakan, untuk mencapai target, kami harus mencermati tiap pertandingan," katanya.

Pemain berpostur 187 centimeter itu juga menuturkan edisi 2026 merupakan penampilan perdananya di Piala AFF. Antusiasme pribadinya tinggi karena turnamen Asia Tenggara punya atmosfer berbeda dari kompetisi klub. Hal ini menjadi motivasi tambahan untuk memberikan yang terbaik sejak menit pertama.

Kesiapan fisik menjadi variabel krusial. Haye memastikan seluruh pemain dalam kondisi bugar dan siap menghadapi jadwal padat. Mengingat Piala AFF menggunakan format home-away di fase grup, recovery tim akan menentukan konsistensi hasil.

Ke depan, langkah nyata berupa uji coba dan pemantapan taktik akan menentukan apakah target juara sekadar wacana atau realitas. Laga kontra Kamboja menjadi ujian perdana yang wajib dimenangi demi membangun momentum. Jika start positif didapat, tekanan di fase berikutnya dapat dikelola lebih matang.

Tren persepakbolaan regional juga berubah. Negara seperti Vietnam dan Malaysia mulai menyuntikkan pemain muda berkualitas, sehingga persaingan makin merata. Timnas Indonesia di bawah kombinasi pemain naturalisasi dan lokal harus segera menemukan keseimbangan agar target Haye bukan sekadar janji di atas kertas.

Mengapa Ini Penting

Klaim terbuka Haye soal juara mengubah narasi tim dari defensive ke ambitious, yang bisa mendongkrak valuasi komersial Timnas di sponsor dan hak siar. Kepercayaan diri pemain naturalisasi berpengalaman menjadi katalis profesionalisme mental yang selama ini kurang di skuad lokal. Jika target terealisasi, struktur pembinaan Liga 1 dan PSSI akan mendapat legitimasi publik yang berimbas pada investasi jangka panjang. Sebaliknya, kegagalan memenuhi ekspektasi ini berisiko memicu kritik tajam terhadap program naturalisasi.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
18 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit