Olahraga

Shakira Siap Berkolaborasi dengan Bintang Global dalam Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia

Shakira Siap Berkolaborasi dengan Bintang Global dalam Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia

Ringkasan

  • Shakira bersiap tampil di final Piala Dunia bersama Madonna, BTS, dan Justin Bieber dalam pertunjukan paruh waktu bergaya Super Bowl pertama di sejarah FIFA.

Penyanyi kenamaan asal Kolombia, Shakira, telah menyatakan kesiapan penuhnya untuk berkolaborasi dengan sederet bintang musik dunia dalam pertunjukan paruh waktu (halftime show) final Piala Dunia FIFA mendatang. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli ini akan menjadi sejarah baru bagi gelaran sepak bola akbar tersebut, karena untuk pertama kalinya mengadopsi format pertunjukan musik berskala besar layaknya Super Bowl.

Dalam sebuah wawancara eksklusif di acara 'The Capital Evening Show with Jimmy Hill', Shakira mengungkapkan antusiasmenya untuk berbagi panggung dengan nama-nama besar seperti Madonna, BTS, Justin Bieber, dan Coldplay. Bagi penyanyi berusia 49 tahun ini, tantangan terbesarnya adalah menciptakan nuansa yang unik dan berbeda dibandingkan dengan penampilannya saat upacara pembukaan (inaugurasi), di mana ia sebelumnya telah membawakan lagu tema resmi, 'Dai Dai'.

FIFA dan Global Citizen baru saja mengonfirmasi keterlibatan Justin Bieber ke dalam jajaran penampil utama. Bergabungnya Bieber melengkapi daftar bintang yang sebelumnya telah diumumkan, yakni Shakira, Madonna, dan fenomena pop asal Korea Selatan, BTS. Pertunjukan berdurasi 11 menit ini akan diselenggarakan di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, dan diprediksi akan menjadi salah satu tontonan paling banyak disaksikan secara global sepanjang tahun ini.

Shakira juga menaruh harapan besar pada keterlibatan vokalis Coldplay, Chris Martin, yang didapuk sebagai kurator pertunjukan. Menurut Shakira, kehadiran Martin tidak hanya sebagai pengatur alur acara, tetapi ia sangat berharap vokalis tersebut dapat turut bernyanyi di atas panggung. Kolaborasi lima entitas musisi papan atas ini diharapkan mampu menciptakan momen sejarah yang ikonik dalam industri hiburan global.

Konsep pertunjukan yang menggabungkan berbagai genre musik ini masih dalam tahap penyusunan. Shakira mengakui bahwa ia sendiri merasa penasaran sekaligus antusias menantikan bagaimana dinamika para bintang dunia ini akan berpadu di satu panggung. Proses kreatif yang melibatkan banyak pihak ini menunjukkan keseriusan FIFA dalam memperluas cakupan Piala Dunia melampaui sekadar kompetisi olahraga, namun juga sebagai perayaan budaya global.

Bagi Shakira, Piala Dunia memiliki tempat yang sangat istimewa dalam perjalanan karier profesionalnya. Sejak kesuksesan lagu 'Waka Waka (This Time for Africa)' pada tahun 2010, ia telah menjadi wajah ikonik dalam setiap perhelatan akbar ini. Baginya, sepak bola adalah bahasa universal yang mampu menyatukan orang-orang di tengah situasi dunia yang sering kali terpolarisasi secara politik maupun sosial.

Prestasi Shakira menjelang final ini pun kian gemilang. Lagu 'Dai Dai' yang ia nyanyikan bersama Burna Boy kini menduduki puncak tangga lagu Billboard Global Exclusive AS selama dua pekan berturut-turut. Ini merupakan sejarah baru, di mana lagu tema resmi Piala Dunia berhasil mencapai posisi nomor satu. Data dari Luminate menunjukkan lagu tersebut juga sangat kompetitif di tangga lagu global dengan jutaan streaming setiap pekannya.

Pertunjukan paruh waktu selama 11 menit ini dijadwalkan berlangsung 45 menit setelah kick-off pertandingan final dimulai, atau sekitar pukul 02.00 WIB pada Senin (20/7). Dengan perpaduan teknologi produksi panggung modern dan deretan bintang internasional, acara ini dipastikan akan menetapkan standar baru bagi hiburan olahraga kelas dunia yang menyatukan audiens dari berbagai latar belakang budaya di seluruh dunia.

Mengapa Ini Penting

Berita ini menandai pergeseran signifikan dalam model bisnis FIFA yang kini mengintegrasikan elemen entertainment skala besar ala Super Bowl untuk meningkatkan nilai komersial turnamen. Bagi industri kreatif dan media di Indonesia, kolaborasi lintas negara ini menunjukkan potensi besar platform streaming dan media sosial dalam memonetisasi acara olahraga global. Fenomena ini juga menegaskan bahwa kekuatan soft power melalui musik tetap menjadi instrumen paling efektif untuk menyatukan audiens di tengah dinamika geopolitik global.

Sumber Asli
Antara News
Tanggal
10 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit
T

Tim Redaksi

SportKuratif

Artikel ini telah melalui proses kurasi dan penyuntingan oleh tim editor SportKuratif untuk memastikan akurasi, keterbacaan, dan relevansi konteks olahraga. Pelajari proses editorial kami →