Sassuolo harus menelan pil pahit dalam lawatan mereka ke Stadion Brianteo pada Kamis (19/9) dini hari WIB. Tim asuhan Alberto Aquilani tersebut takluk 1-2 dari Monza dalam laga pembuka pekan kelima Liga Italia musim 2026/2027. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi ambisi Neroverdi untuk menembus papan atas klasemen Serie A.
Absennya bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan utama dalam pertandingan ini. Idzes tidak masuk dalam susunan pemain lantaran mengalami cedera paha depan yang memaksanya menepi dari lapangan hijau. Sebagai gantinya, Aquilani memasang duet Duje Caleta-Car dan Fedde Leysen di jantung pertahanan, namun kombinasi keduanya belum mampu membendung agresivitas lini serang Monza.
Duel antara Monza dan Sassuolo berlangsung sengit sejak wasit membunyikan peluit babak pertama. Kedua tim saling jual beli serangan, namun disiplinnya lini pertahanan masing-masing membuat skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum. Intensitas pertandingan baru benar-benar memuncak ketika babak kedua dimulai.
Petaka bagi Sassuolo datang enam menit setelah babak kedua berjalan. Gustavo Varela berhasil memecah kebuntuan melalui sontekan jarak dekat setelah menerima umpan matang dari tendangan sudut Samuele Birindelli. Gol tersebut mengubah arah permainan dan menekan mentalitas para pemain Sassuolo yang tampak kehilangan arah di sektor pertahanan.
Situasi semakin memburuk pada menit ke-63 ketika Sebastiano Esposito melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, dan Gustavo Varela yang maju sebagai eksekutor sukses menggandakan keunggulan Monza. Kedudukan 2-0 membuat posisi Sassuolo semakin terjepit dan memaksa mereka bermain lebih terbuka di sisa waktu.
Menjelang akhir pertandingan, Sassuolo sempat memberikan perlawanan sengit. Vasillie Adzic memperkecil ketertinggalan melalui eksekusi tendangan bebas akurat pada menit ke-88. Gol tersebut sempat membangkitkan asa tim tamu untuk mencuri satu poin dari markas lawan. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak pada mereka.
Pada detik-detik terakhir laga, Kieran Bowie hampir saja memaksakan hasil imbang. Namun, peluang emas tersebut kandas setelah bola sepakannya hanya membentur tiang gawang Monza. Kegagalan tersebut memastikan Sassuolo pulang dengan tangan hampa dan harus puas tertahan di posisi kesembilan klasemen dengan raihan tujuh poin.
Bagi Monza, hasil ini merupakan kemenangan perdana mereka di musim 2026/2027. Tim promosi yang kini dinakhodai Ivan Juric tersebut mulai menunjukkan tajinya dan perlahan merangkak naik ke peringkat ke-14. Kemenangan atas tim mapan seperti Sassuolo menjadi modal penting bagi kepercayaan diri para pemain Monza.
Absennya Jay Idzes dalam laga ini tentu menjadi perhatian khusus bagi publik sepak bola Indonesia. Sebagai pemain yang menjadi pilar penting di lini belakang Garuda, kondisi fisik Idzes sangat krusial bagi persiapan timnas di ajang internasional. Pemulihan cedera paha depan menjadi prioritas agar ia bisa segera kembali ke performa puncak.
Sassuolo kini harus segera mengevaluasi kinerja lini pertahanan mereka. Tanpa kehadiran Idzes, koordinasi di area penalti terlihat kurang solid dibandingkan saat bek tangguh tersebut bermain. Aquilani memiliki tantangan besar untuk mencari solusi instan agar ketergantungan tim pada sosok Idzes tidak menjadi titik lemah permanen.
Ke depan, jadwal padat Serie A akan menguji kedalaman skuad Sassuolo. Jika Idzes harus absen dalam waktu lama, tim pelatih wajib mencari rotasi yang lebih efektif. Sementara bagi Monza, konsistensi di bawah arahan Ivan Juric akan menjadi kunci untuk menjauh dari zona degradasi dan mengamankan posisi di papan tengah.
Secara keseluruhan, kekalahan ini adalah pengingat bagi Sassuolo bahwa setiap poin sangat berharga dalam ketatnya persaingan Liga Italia. Fokus kini beralih pada pemulihan pemain dan persiapan laga berikutnya agar mereka tidak semakin terlempar dari persaingan zona Eropa.