Klub Liga Pro Saudi, Al-Ahli, secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pemain sayap asal Aljazair, Riyad Mahrez, pada hari Sabtu. Keputusan ini menandai berakhirnya masa bakti tiga tahun yang penuh dengan pencapaian bagi sang pemain di kompetisi sepak bola Arab Saudi.
Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui platform media sosial X, pihak klub menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Mahrez. "Terima kasih, Riyad Mahrez. Tiga tahun yang tak terlupakan... Anda akan selamanya tetap berada dalam ingatan para pendukung Al-Ahli," tulis pernyataan klub tersebut.
Selama membela Al-Ahli, Mahrez mencatatkan statistik yang mengesankan dengan 122 penampilan di seluruh kompetisi. Ia berhasil membukukan 37 gol serta memberikan 46 assist. Kontribusi besarnya membantu klub meraih gelar juara AFC Champions League Elite secara berturut-turut, memperkokoh posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam sejarah klub.
Selain perpisahan di level klub, hari yang sama juga menjadi momen emosional bagi sepak bola Aljazair. Federasi Sepak Bola Aljazair memberikan penghormatan khusus kepada Mahrez yang kini berusia 35 tahun, menyusul pengumuman pensiunnya dari kancah sepak bola internasional setelah 12 tahun berkarier bersama tim nasional.
Federasi menyebut Mahrez sebagai sosok pemimpin alami yang meninggalkan warisan abadi bagi bangsa. Sepanjang karier internasionalnya, Mahrez mencatatkan 119 penampilan dengan torehan 40 gol dan 45 assist, menjadikannya pencetak gol terbanyak kedua sepanjang masa bagi tim nasional Aljazair.
Karier Mahrez sendiri dihiasi dengan berbagai prestasi monumental, mulai dari membawa Leicester City menjuarai Liga Inggris pada musim 2015-16, meraih kesuksesan besar di Manchester City dengan berbagai trofi domestik dan Liga Champions, hingga memimpin Aljazair menjuarai Piala Afrika 2019 di Mesir. Pencapaian ini mengukuhkan statusnya sebagai salah satu talenta sepak bola paling berpengaruh dari Afrika.