Manajemen PSS Sleman secara resmi mengumumkan berakhirnya masa kerja sama dengan pemain bertahan Nuri Fasya. Keputusan ini diambil menyusul selesainya rangkaian kompetisi musim 2025/2026, yang menandai berakhirnya masa bakti pemain berusia 27 tahun tersebut bersama skuad berjuluk Super Elja.
Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nuri Fasya atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa kontraknya. Pihak manajemen mengakui bahwa kehadiran Nuri memberikan warna tersendiri dalam dinamika tim sepanjang musim lalu.
Dalam keterangan resminya, Yoni menekankan bahwa Nuri Fasya dikenal sebagai sosok pemain yang memiliki profesionalisme tinggi. Meskipun menit bermain yang didapatkan cukup terbatas, dedikasi serta semangat juang yang ditunjukkan Nuri di setiap sesi latihan maupun saat dipercaya turun ke lapangan tetap mendapatkan pengakuan dari jajaran pelatih dan manajemen.
Lebih lanjut, pihak klub menyoroti komitmen Nuri Fasya yang dinilai konsisten dalam menjaga kedisiplinan sebagai seorang bek kanan. Manajemen menilai karakter pantang menyerah yang dimiliki sang pemain menjadi nilai positif yang turut mendukung perjuangan PSS Sleman dalam mengarungi ketatnya kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.
Selama membela PSS Sleman di kompetisi Pegadaian Championship, Nuri Fasya tercatat mengoleksi total 45 menit bermain. Meskipun durasi penampilannya tidak banyak, manajemen tetap mendoakan yang terbaik bagi kelanjutan karier profesional Nuri di masa depan agar ia dapat terus berkembang di klub barunya.
Langkah perpisahan ini menjadi bagian dari agenda evaluasi tim PSS Sleman dalam menyongsong tantangan kompetisi musim berikutnya. Saat ini, manajemen Super Elja tengah fokus melakukan persiapan strategis guna memperkuat komposisi pemain agar mampu bersaing lebih kompetitif di kancah sepak bola nasional.