Olahraga

Prosedur Akreditasi Media Piala Dunia 2026: Efisien Namun Berstandar Keamanan Tinggi

Prosedur Akreditasi Media Piala Dunia 2026: Efisien Namun Berstandar Keamanan Tinggi

Ringkasan

  • Proses pengambilan ID liputan Piala Dunia 2026 di Philadelphia berlangsung efisien melalui sistem biometrik, namun tetap menerapkan standar keamanan ketat bagi awak media.

Proses pengambilan kartu identitas (ID) liputan untuk Piala Dunia 2026 di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat, menunjukkan tingkat efisiensi yang tinggi saat memasuki babak 16 besar. Meskipun antrean terlihat lengang, otoritas setempat tetap menerapkan protokol keamanan yang sangat ketat bagi setiap awak media yang bertugas meliput ajang sepak bola akbar tersebut.

Pengalaman pengambilan ID dilakukan di pusat akreditasi yang terletak di area parkir Xfinity Mobile Arena, Philadelphia. Di tengah suhu udara yang mencapai 38 derajat Celcius, petugas keamanan menunjukkan sikap tegas sejak awal. Larangan dokumentasi dalam bentuk apa pun di area pusat akreditasi ditegakkan secara disiplin demi menjamin keamanan data dan operasional di dalam arena.

Setibanya di lokasi, setiap jurnalis tidak diperkenankan langsung menuju meja administrasi. Prosedur standar dimulai dengan pemindaian paspor menggunakan mesin pemindai khusus setinggi 1,6 meter. Petugas memastikan bahwa data yang dipindai adalah halaman identitas utama paspor, bukan visa, untuk menghindari kesalahan verifikasi data yang sempat terjadi pada tahap awal proses.

Setelah data paspor terverifikasi dengan tanda cek hijau pada sistem, proses dilanjutkan dengan pemindaian wajah untuk memastikan kecocokan identitas. Seluruh rangkaian verifikasi biometrik ini berlangsung sangat cepat, yakni kurang dari dua detik, sebelum nama jurnalis dipanggil untuk menerima kartu ID resmi yang telah dicetak.

Perlu dipahami bahwa kepemilikan kartu ID ini bukanlah akses mutlak untuk seluruh area stadion. ID tersebut hanya memberikan akses masuk ke fasilitas dasar seperti media center. Untuk dapat meliput langsung di tepi lapangan, tribun media, ruang konferensi pers, atau mixed zone, jurnalis wajib memiliki tiket media khusus yang harus diproses melalui FIFA Media Hub.

Sistem tiket media berbasis aplikasi ini menjadi filter tambahan bagi FIFA untuk mengatur mobilitas jurnalis di area krusial. Jika tidak memiliki tiket media yang disetujui, jurnalis hanya diperbolehkan bekerja terbatas di dalam media center. Regulasi ini menegaskan betapa pentingnya koordinasi digital dan kepatuhan prosedur bagi media internasional yang meliput perhelatan olahraga berskala global.

Mengapa Ini Penting

Artikel ini memberikan gambaran bagaimana integrasi teknologi biometrik dan sistem digital FIFA menjadi standar baru dalam manajemen keamanan ajang olahraga internasional. Bagi industri media di Indonesia, pemahaman terhadap prosedur ketat ini krusial untuk persiapan meliput ajang global di masa depan dengan standar operasional yang serupa.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
4 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit