Empat tim terbaik Piala Presiden 2026 telah menemui ujung perjalanan di babak penyisihan grup. Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persija Jakarta memastikan diri melaju ke semifinal, sebuah babak yang akan mempertemukan dua rivalitas abadi sepak bola Indonesia.
Persib dan Persebaya melaju dengan status juara grup, keduanya mengumpulkan nilai sempurna sembilan poin. Sementara Arema dan Persija harus puas sebagai runner-up grup setelah bersaing ketat di masing-masing grup.
Jadwal semifinal Piala Presiden 2026 akan berlangsung pada Selasa, 4 Agustus 2026, bertempat di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Laga pertama mempertemukan Persib Bandung dengan Persija Jakarta pada pukul 15.30 WIB. Laga kedua, Persebaya Surabaya menjamu Arema FC pada pukul 20.00 WIB.
Fase grup yang telah tuntas dihelat sejak beberapa pekan terakhir menghasilkan sejumlah fakta menarik. Persib Bandung tampil sangat dominan di Grup A, mencetak tiga gol tanpa kebobolan satu pun. Anak asuh pelatih Bojan Hodak menekuk Arema FC 1-0, mengalahkan Tampines Rovers dan DPMM FC dengan skor identik 1-0.
Arema FC, meski kalah dari Persib di laga pembuka, mampu bangkit dan mengalahkan Tampines Rovers 2-1 serta DPMM FC 2-0. Singo Edan mengumpulkan enam poin, cukup untuk mendampingi Maung Bandung melaju ke babak empat besar.
Di Grup B, Persebaya Surabaya juga tampil perkasa. Bajul Ijo mengoleksi sembilan poin setelah mengalahkan Persija Jakarta 1-0, PSMS Medan 1-0, dan Port FC 2-1. Persija Jakarta, yang sempat ditahan imbang Port FC 2-2, kemudian bangkit dengan menghancurkan PSMS Medan 4-1 untuk memastikan tiket semifinal.
Semifinal kali ini menyajikan dua laga klasik yang sarat gengsi. Pertemuan Persib kontra Persija bukan sekadar perebutan tempat di final, melainkan pertarungan harga diri dua klub dengan basis suporter terbesar di Indonesia. Laga ini kerap disebut sebagai El Clasico Indonesia, duel yang selalu menarik perhatian publik dan berpotensi menciptakan tensi tinggi di dalam maupun luar lapangan.
Sementara itu, laga Persebaya versus Arema FC akan menjadi derbi Super Jatim yang tidak kalah panas. dua tim asal Jawa Timur ini memiliki rivalitas historis yang sudah mengakar sejak era Liga Indonesia. Bentrok keduanya di ajang semifinal dipastikan berlangsung sengit, mengingat keduanya sama-sama haus gelar.
Persija Jakarta tampil sebagai kuda hitam di turnamen ini. Macan Kemayoran belum pernah menjuarai Piala Presiden, dan lolosnya mereka ke semifinal setelah melewati fase grup yang tidak mudah menjadi sinyal kebangkitan. Di sisi lain, Persib dan Arema sama-sama pernah merasakan juara di ajang ini.
Piala Presiden 2026 memang menjadi barometer kesiapan tim-tim Liga 1 menyambut kompetisi musim depan. Bagi para pelatih, turnamen ini adalah ajang uji coba strategi, mencoba pemain baru, dan membangun mental juara. Kehadiran dua tim asing, yakni Tampines Rovers dari Singapura dan Port FC dari Thailand, juga menambah kualitas turnamen.
Setelah semifinal rampung pada Selasa, laga perebutan tempat ketiga dan partai puncak akan digelar pada Kamis, 6 Agustus 2026, di stadion yang sama. Pemenang semifinal 1 akan berhadapan dengan pemenang semifinal 2, sementara tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, telah mengingatkan anak asuhnya untuk tidak lengah. Ia menyebut partai melawan Persija selalu memiliki atmosfer berbeda. Tekanan dari suporter dan ekspektasi tinggi membuat pertandingan ini membutuhkan fokus maksimal. Namun ia yakin persiapan yang matang akan membawa hasil positif.
Di kubu Persebaya, pelatih Paul Munster enggan terbawa euforia. Ia menyebut derbi melawan Arema adalah laga yang berbahaya karena motivasi lawan dipastikan berlipat. Fokus timnya adalah menjaga kebugaran pemain dan mematangkan taktik dalam sisa waktu yang ada.
Dengan sistem gugur, tidak ada ruang untuk kesalahan. Satu momen kelengahan bisa memupus harapan. Laga derbi seperti ini sering kali ditentukan oleh mentalitas dan permainan pada 15 menit awal. Tim yang mampu menguasai emosi dan bermain efektif berpeluang besar melaju ke final.