Dua kesebelasan papan atas Liga 1, Arema FC dan Persib Bandung, hadir di babak penentu Grup A Piala Presiden 2026 dengan skenario yang kontras namun sama-sama menegangkan. Laga Arema menghadapi DPMM FC berlangsung pukul 15.30 WIB, diikuti Persib melawan Tampines Rovers pukul 19.30 WIB. Kedua pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, dan disiarkan langsung Indosiar.
Persib sudah mengunci tiket semifinal usai mengumpulkan enam poin dari dua kemenangan beruntun. Maung Bandung bahkan hanya butuh satu poin untuk memastikan posisi puncak klasemen. Posisi ini memberikan keuntungan psikologis bagi tim asuhan Igor Tolic, yang kini bisa bermain lebih longgar tanpa beban harus mencari poin penuh.
Berbeda dengan Arema. Singo Edan menduduki peringkat kedua dengan tiga poin, unggul dua poin atas Tampines Rovers dan DPMM yang masing-masing menyimpan satu angka. Kemenangan bagi Arema berarti lolos semifinal sebagai runner-up grup, sedangkan kekalahan berpotensi menggeser mereka ke peringkat ketiga jika lawan lain meraih hasil maksimal.
Turnamen presiden tahun ini menghadirkan format empat grup dengan dua tim teratas masing-masing melaju ke babak empat besar. Grup A dinilai paling ketat karena tidak ada tim yang tersingkir dini sebelum matchday ketiga. Situasi ini menciptakan dinamika kompetitif yang jarang terlihat pada edisi-edisi sebelumnya.
Kehadiran dua klub Singapura dan Brunei — Tampines Rovers dan DPMM — menambah warna internasional pada turnamen yang secara tradisional didominasi klub-klub Indonesia. Tampines Rovers dikenal memiliki struktur taktikal terorganisir berkat pengalaman bermain di Liga Singapura dan Piala AFC. DPMM meski tidak lagi berlaga di Liga Super Singapura musim ini, tetap mempertahankan inti pemain berpengalaman.
Bagi Arema, laga melawan DPMM menjadi ujian karakter. Tim yang kini dilatih Widodo Cahyono Putro harus membuktikan konsistensi setelah hasil imbang dan kemenangan tipis di dua laga awal. Skuad Arema yang diperkaya pemain rekrutan musim ini seperti Charles Lokolingoy dan Dalberto Mendes diharapkan tampil maksimal di lini depan.
Di sisi Persib, Igor Tolic kemungkinan besar akan memutar skuad. Beberapa pemain kunci seperti Ryan Kurnia, Marc Klok, atau David da Silva bisa diberi istirahat demi menjaga kebugaran menghadapi semifinal. Peluang ini dibuka lebar bagi pemain cadangan seperti Galih Sudaryono atau Frets Butuan untuk membuktikan diri.
Sejarah pertemuan kedua tim Indonesia ini dengan lawan asing di Piala Presiden menunjukkan dominasi relatif. Persib pernah mengalahkan Tampines Rovers di edisi 2015, sedangkan Arema memiliki catatan bagus melawan klub Brunei. Namun, sepak bola modern menuntut kesiapan fisik dan mental yang lebih dari sekadar statistik masa lalu.
Dari sudut pandang komersial, penayangan langsung di Indosiar menjadi momentum strategis. Turnamen pra-musim ini menjadi ajang promosi Liga 1 sebelum kick-off musim baru Agustus mendatang. Rating tayang laga Persib dan Arema secara tradisional selalu menembus angka tertinggi di siaran sepak bola domestik.
Secara taktis, laga siang hari memaksa Arema beradaptasi dengan suhu dan kelembaban puncak siang di Soreang. Kondisi lapangan Stadion Si Jalak Harupat yang dikenal licin saat terguyur hujan sore juga jadi variabel. Tim manajemen Arema sudah mempersiapkan strategi hidrasi dan pendinginan tubuh pemain sejak hari H-1.
Laga malam Persib vs Tampines Rovers menawarkan nuansa berbeda. Suhu yang lebih sejuk mendukung tempo permainan tinggi. Tampines Rovers yang terbiasa bermain di bawah lampu sorot di Liga Singapura tidak akan kewalahan atmosfer malam. Duel taktikal antara Igor Tolic dan pelatih Tampines, Gavin Lee, layak disimak.
Hasil kedua laga ini tidak hanya menentukan susunan semifinal, tapi juga mengirim sinyal kekuatan relatif klub Indonesia vs lawan regional. Jika Arema dan Persib lolos bersama-sama sambil mempertahankan rekor tak terkalahkan, kepercayaan diri liga domestik naik signifikan menjelang kompetisi resmi.
Semifinal dijadwalkan Minggu (2/8) dengan format knockout. Pemenang Grup A akan menghadapi runner-up Grup B, dan sebaliknya. Final berlangsung Rabu (5/8) di lokasi yang sama. Sepak bola Indonesia menunggu apakah gelar juara akan kembali ke tangan klub lokal atau ada kejutan dari tamu asing.