Manajemen Persik Kediri secara resmi mengumumkan penunjukan Dyaradzi Aufa Taruna, atau yang akrab disapa Razzi Taruna, sebagai Direktur Olahraga (Sport Director) klub. Keputusan strategis ini diambil sebagai langkah nyata manajemen dalam memperkuat struktur kepemimpinan, strategi teknis, serta pengembangan klub secara menyeluruh guna menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Direktur Utama Persik Kediri, Souraiya Farina, mengungkapkan bahwa penunjukan tersebut merupakan hasil dari diskusi panjang yang melibatkan seluruh elemen manajemen. Menurutnya, Razzi dinilai sebagai sosok yang mampu menyelaraskan visi klub dengan nilai-nilai profesionalisme modern, tanpa harus meninggalkan identitas serta fondasi kuat yang selama ini menjadi ciri khas Macan Putih.
Dalam keterangannya di Kediri, Souraiya menekankan bahwa pengalaman Razzi di kancah sepak bola nasional menjadi aset berharga. Razzi diharapkan mampu berkolaborasi secara sinergis dengan jajaran tim pelatih untuk membangun skuad yang kompetitif serta membentuk ekosistem sepak bola yang saling terhubung antar lini di dalam klub.
Sebelum mengemban tanggung jawab di Persik Kediri, Razzi Taruna memiliki rekam jejak yang impresif saat menjabat sebagai manajer PSIM Yogyakarta. Ia tercatat sukses membawa klub tersebut meraih gelar juara Liga 2 musim 2024/2025 sekaligus mengantarkan mereka promosi ke kasta tertinggi Liga 1, sebuah prestasi yang diharapkan dapat diulangi di Kediri.
Menanggapi kepercayaan tersebut, Razzi menyatakan antusiasmenya untuk segera bekerja. Ia melihat potensi besar yang dimiliki Persik Kediri dan berkomitmen untuk memberikan kontribusi maksimal dalam pengembangan tim, baik dari sisi performa di lapangan maupun penguatan struktur organisasi klub secara keseluruhan.
Seiring dengan masuknya direktur olahraga baru, Persik Kediri juga melakukan perombakan besar dalam komposisi pemain. Sejumlah nama besar seperti Vava Mario Yagalo resmi dilepas setelah enam musim mengabdi. Selain itu, masa peminjaman Muhammad Firli, Gavin Kwan, Al Hamra Hehanussa, Henhen Herdiana, dan Rezaldi Hehanussa telah berakhir. Klub juga memutuskan untuk melepas Muhammad Supriadi, Yandi Sofyan, Irkham Mila, serta kiper Leonardo Navacchio, sebagai bagian dari proses seleksi dan penyegaran skuad menjelang musim depan.