Persija Jakarta resmi berangkat menuju Thailand untuk menggelar training camp (TC) pra-musim, Senin (11/8/2026) pagi dari Bandara Soekarno-Hatta. Rombongan Macan Kemayoran terdiri dari 28 pemain yang akan ditempa selama dua minggu di Negeri Gajah Putih. Keberangkatan ini menjadi momen krusial bagi pelatih Shin Tae-yong untuk menyusun tim ideal sebelum kompetisi resmi bergulir.
Di tengah persiapan fisik dan taktis, manajemen klub menyiapkan kejutan bagi penggemar. Presiden Persija Mohamad Prapanca mengakui tiga pemain baru akan bergabung langsung di lokasi TC Thailand. Komposisi ketiga rekrutan tersebut diperkirakan berupa kombinasi pemain asing dan naturalisasi, meski proporsi pastinya belum dapat dipastikan hingga tanda tangan kontrak resmi.
"Iya, betul, betul. Asing. Tiga-tiganya? Asing. Mungkin satu naturalisasi, saya belum tahu," ujar Prapanca saat ditemui wartawan sebelum keberangkatan. Sikap terbuka presiden klub menunjukkan fleksibilitas strategis dalam mengisi sisa kuota pemain asing. Saat ini Persija baru mengisi delapan dari 11 slot pemain asing yang diperbolehkan regulasi I-League.
Sisa tiga slot tersebut menjadi peluang emas bagi manajemen untuk memperkuat lini depan, tengah, atau belakang sesuai kebutuhan sistem Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan dikenal memiliki preferensi spesifik pada profil pemain yang cocok dengan gaya bermain berbasis posse dan pressing tinggi. Rekrutmen tiga pemain sekaligus mencerminkan kebutuhan mendesak untuk mengisi kekosongan yang tertinggal pemain-pemain kunci musim lalu.
Nama-nama yang mencuat di media selama ini adalah Justin Hubner dan Ivar Jenner. Hubner saat ini membela Fortuna Sittard di Eredivisie Belanda, sedangkan Jenner tercatat sebagai pemain Dewa United di Liga 1. Keduanya memiliki status naturalisasi dan pengalaman bermain di tingkat internasional dengan Timnas Indonesia. Kehadiran mereka akan menambah kedalaman squad sekaligus memenuhi kebutuhan kuota naturalisasi.
Namun, Prapanca menegaskan negosiasi masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan ketiga rekrutan berbentuk full import. "Mereka masih negosiasi, dua sampai tiga pemain. Bisa naturalisasi semua. Perpaduan asing dan naturalisasi, bisa. Pemain asing semua bisa, saya enggak tahu," tegasnya. Ketidakpastian ini wajar mengingat jendela transfer internasional masih terbuka dan dinamika negosiasi klub asal pemain sering berubah hingga menit terakhir.
Dari sisi regulasi, keputusan Persija akan memengaruhi komposisi tim lawan di Liga 1. Ketiga slot asing yang tersisa menjadi aset bernilai tinggi di pasar transfer domestik. Klub-klub lain seperti Persib, Bali United, atau PSM Makassar juga bersiap mengisi kuota mereka, menciptakan persaingan ketat untuk pemain berkualitas di jendela transfer yang sama.
Peluang Hubner dan Jenner bergabung ke Persija tidak terlepas dari faktor Shin Tae-yong. Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu dikenal dekat dengan keduanya saat menggarap tim nasional. Hubner pernah dipanggil untuk kualifikasi Piala Dunia 2026, sedangkan Jenner menjadi bagian dari skuad U-23 dan senior. Kemaknaan emosional dan taktis ini menjadi nilai tambah bagi Persija dalam negosiasi.
Sementara itu, keberangkatan 28 pemain ke Thailand tanpa ketiga rekrutan baru menunjukkan manajemen memprioritaskan kohesi tim inti terlebih dahulu. Dua minggu TC di Bangkok dan sekitarnya akan difokuskan pada pembentukan pola bermain, integrasi pemain muda promosi dari akademi, serta penilaian kondisi fisik pasca libur musim panas. Pemain baru diharapkan bisa langsung menyesuaikan diri saat bergabung di tengah proses.
Bagi penggemar Persija, kehadiran tiga wajah baru di TC Thailand menjadi indikator ambisi klub untuk meraih gelar Liga 1 musim ini. Musim lalu Macan Kemayoran gagal lolos ke babak final eight, sebuah kekecewaan yang mendorong manajemen untuk melakukan overhaul signifikan. Rekrutmen massal ini bukan sekadar mengisi kuota, tapi pernyataan niat serius.
Langkah selanjutnya akan ditentukan oleh hasil medis dan kesepakatan finansial dalam 48 jam ke depan. Jika Hubner dan Jenner resmi dikontrak, Persija akan memiliki tulang punggung tim yang sangat kuat dengan kombinasi pengalaman Eropa, kualitas Liga 1, dan pemahaman sistem Shin Tae-yong. Tiga slot asing tersisa juga bisa dialokasikan untuk posisi spesifik seperti striker penyerang atau playmaker kreatif.
Training camp Thailand ini akan menjadi uji nyata pertama bagi proyek baru Persija. Integrasi pemain baru, adaptasi sistem pelatih, dan pembentukan mental tim juara akan diuji dalam laga-laga uji coba melawan klub-klub lokal Thailand. Hasil TC ini akan menentukan arah Persija di awal musim Liga 1 yang akan segera bergulir.