Olahraga

Persib Resmi Kontrak Peralta Dua Tahun, Target Debut Piala Presiden

Ringkasan

  • Persib Bandung resmi mengikat Mariano Peralta dengan kontrak dua tahun dan menargetkan debutnya di Piala Presiden 2026 yang berlangsung mulai 25 Juli mendatang.

Persib Bandung telah menutup spekulasi panjang soal kepergian Mariano Peralta dari Borneo FC dengan mengumumkan rekrutan terbaru mereka di Saung Angklung Udjo, Bandung, Minggu (19/7) sore. Pemain asal Argentina itu mengikat kontrak selama dua musim dengan opsi perpanjangan, menjadi amunisi baru bagi Maung Bandung di musim penuh tantangan 2026/2027.

Manajer tim Umuh Muchtar tidak menyembunyikan kegembiraan saat konferensi pers. Ia mengaku sudah menunggu momen ini sejak sore hari dan menyebut perekrutan Peralta sebagai "berita besar" yang beda dari pengumuman sebelumnya. Umuh berharap gelandang berusia 30 tahun itu bisa tiba di Bandung paling lambat Jumat depan agar sempat bergabung dengan tim di masa persiapan Piala Presiden.

Piala Presiden 2026 akan digulirkan mulai 25 Juli dengan Persib sebagai tuan rumah Grup A. Lawan-lawannya tidak main-main: Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers dari Singapura. Format turnamen pramusim ini jadi uji coba nyata bagi skuad baru sebelum liga dan kompetisi Asia bergulir.

Kedatangan Peralta bukan sekadar mengisi slot pemain asing. Musim lalu, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik BRI Liga 1 2025/2026 saat memperkuat Borneo FC — mencatat 18 gol dan 7 assist dalam 34 penampilan. Angka itu menempatkannya di puncak kontributor poin liga, jauh di atas rata-rata gelandang serang lokal.

Di sisi manajemen, Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menegaskan bahwa perekrutan ini bagian dari strategi membangun kedalaman skuad. Jadwal padat menanti: liga domestik, Piala Presiden, hingga AFC Champions League Two. Tanpa rotasi yang berkualitas, kelelahan dan cedera jadi risiko nyata.

Negosiasi berlangsung diam-diam di tangan CEO Glenn Sugita. Umuh mengakui tidak terlibat langsung dalam proses rekrutan, justru diminta menahan kabar agar tidak bocor. "Pak Glenn yang nego semuanya, makanya saya terima kasih Pak Glenn yang selalu menahan saya jangan diberitakan," ujarnya sambil tersenyum. Pendekatan low-profile ini jadi ciri khas manajemen era baru di bawah PT PBB.

Peralta dikenal sebagai playmaker klasik dengan visi lapangan luas dan kemampuan set-piece mematikan. Kaki kiri yang akurat membuatnya ancaman konstan dari bola mati — aset yang Persib butuhkan setelah musim lalu kesulitan memecah pertahanan rapat. Gaya mainnya juga cocok dengan sistem pelatih Bojan Hodak yang mengutamakan kontrol tempo.

Namun tantangan tidak kecil. Peralta belum pernah bermain di sistem Hodak dan butuh adaptasi cepat. Cuaca tropis Bandung, intensitas derby lawan Arema atau Persija, serta tekanan Bobotoh yang menuntut gelar setiap musim — semuanya uji mental bagi pemain yang sebelumnya berkarier di Argentina, Chile, dan Bolivia sebelum ke Borneo.

Kedatangan Peralta juga mengirim sinyal ke pasar transfer: Persib serius mengejar treble musim depan. Klub sudah merekrut dua pemain asing lain sebelumnya — seorang bek tengah dan penyerang sayap — serta mempertahankan tulang punggung lokal seperti Marc Klok, David da Silva, dan Beckham Putra. Kedalaman skuad kini jadi senjata utama.

Dari sisi finansial, kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan memberi fleksibilitas. Jika Peralta performa, Persib punya aset jangka panjang. Jika tidak cocok, klausul keluar bisa dieksekusi tanpa beban besar. Model kontrak ini jadi standar industri modern yang diterapkan PT PBB sejak tahun lalu.

Piala Presiden jadi momentum pertama. Jika Peralta sempat debut dan tampil meyakinkan, kepercayaan Bobotoh akan naik drastis sebelum liga bergulir Agustus depan. Sebaliknya, penampilan pucat bisa jadi tekanan awal. Manajemen dan tim medis sudah menyiapkan program kondisi khusus agar dia siap fisik dalam waktu singkat.

Jelang kedatangan Peralta di Bandung, atmosfer di media sosial Bobotoh sudah memanas. Hashtag #PeraltaDiPersib trending sejak pengumuman resmi. Ekspektasi tinggi, tapi begitu pula dukungan. Bagi Peralta, ini bukan sekadar transfer klub — ini kesempatan menuliskan nama di sejarah salah satu klub paling ikonik Asia Tenggara.

Mengapa Ini Penting

Kedatangan Peralta menandakan pergeseran strategi Persib dari mengandalkan bintang tunggal ke membangun skuad mendalam dengan kualitas merata di setiap lini. Kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan mencerminkan manajemen risiko modern yang langka di liga Indonesia. Jika berhasil, model ini bisa jadi template klub lain. Piala Presiden jadi uji nyata pertama apakah investasi besar ini terjemah jadi hasil di lapangan — atau jadi beban finansial baru.

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
19 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit