Sepakbola

Persib Kehilangan Peralta di Semifinal Lawan Persija, Igor Tolic: Belum Siap Fisik

Ringkasan

  • Pelatih Persib Bandung Igor Tolic memastikan Mariano Peralta tidak bisa debut di semifinal Piala Presiden 2026 lawan Persija Jakarta di Gianyar, Selasa (4/8), karena baru mengikuti dua latihan bersama tim.

Persib Bandung harus menyerahkan kepercayaan pada susunan pemain yang sudah ada saat menghadapi Persija Jakarta di babak semifinal Piala Presiden 2026. Pelatih kepala Igor Tolic menegaskan Mariano Peralta, rekrutan anyar asal Argentina, belum memenuhi standar kebugaran untuk diturunkan dalam laga krusial di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Selasa (4/8).

Keputusan itu diambil setelah evaluasi intensif terhadap kondisi fisik gelandang berusia 29 tahun tersebut. Peralta baru bergabung latihan penuh bersama Maung Bandung selama dua sesi sejak tiba di Bandung akhir pekan lalu. Igor menilai durasi terlalu singkat untuk menyiapkan pemain menghadapi intensitas derby yang diprediksi sangat tinggi.

"Jika Anda bisa menyiapkan pemain untuk berlatih dan bermain dalam dua hari, maka Anda seharusnya yang menjadi pelatih," ujar Igor di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (2/8), dengan nada tegas yang menutup spekulasi media soal kemungkinan debut cepat.

Kehadiran Peralta di Bandung memang disambut gembira penggemar. Pemain yang pernah memperkuat Defensa y Justicia serta San Lorenzo di Liga Argentina itu dibawa untuk mengisi kekosongan kreativitas di lini tengah pasca kepergian David da Silva dan Marc Klok. Namun realitas medis dan taktis memaksa Igor bersikap hati-hati.

Meski tidak dimasukkan daftar pemain utama semifinal, Peralta tetap ikut terbang ke Bali bersama delegasi Persib. Igor ingin pemain tersebut terus merasakan suasana tim saat fase pusingan, mempercepat proses adaptasi budaya serta memahami pola main yang diidamkan. "Dia akan bersama kami, dia akan siap untuk sesuatu," kata mantan asisten pelatih Croatia tersebut.

Strategi ini mencerminkan manajemen risiko yang matang. Memaksa Peralta debut di derby dengan kondisi belum prima berpotensi membahayakan karier jangka panjang pemain sekaligus mengganggu keseimbangan tim. Igor memilih mengandalkan kerangka pemain yang sudah terbukti solid sepanjang musim, termasuk Beckham Putra, Tyronne del Pino, dan Gustavo French.

Bagi Persija, kabar ini sekaligus menghilangkan variabel tak terduga di rencana pertahanan. Pelatih Shin Tae-yong tidak perlu menyiapkan skema khusus untuk mengunci gelandang kaki kiri itu. Fokus Macan Kemayoran kini sepenuhnya tertuju pada cara menghentikan aliran serangan Persib lewat sayap dan penyerang tengah yang sudah lama diketahui pola geraknya.

Sejarah menunjukkan semifinal Piala Presiden sering kali diputuskan detail kecil: kebugaran, konsentrasi, dan manajemen emosi di menit-menit kritis. Persib pernah gagal menembus final edisi 2024 usai kalah 0-2 dari Arema FC di Stadion Manahan. Trauma itu jadi motivasi tambahan bagi skuad Igor untuk tidak mengulangi kesalahan serupa.

Di sisi lain, peluang Peralta tampil di partai puncak masih terbuka lebar. Final dijadwalkan dua hari setelah semifinal, yakni Kamis (6/8) di venue yang sama. Jika Persib lolos, Igor punya waktu ekstra untuk mengevaluasi perkembangan fisik Peralta melalui latihan ringan dan sesi video analisis.

Kondisi ini juga menguji kedalaman squad Persib. Kehilangan satu opsi kualitas di bangku cadangan berarti pemain lain harus siap memikul beban menit tambahan jika laga memasuki babak perpanjangan. Igor sudah menyiapkan skenario rotasi yang melibatkan pemain muda seperti Figo Dennis dan Galih Akbar.

Turnamen Piala Presiden 2026 berlangsung tanpa penonton usai keputusan PSSI soal keamanan. Kehilangan atmosfer tribun penuh justru menambah tekanan mental pada pemain — tidak ada dorongan suara pendukung, hanya bisikan taktis dari garis pinggir. Igor dan Shin Tae-yong harus jeli mengelola psikologi tim di situasi vakum ini.

Apapun hasil laga Selasa nanti, keputusan Igor soal Peralta menunjukkan kedewasaan manajemen tim. Prioritaskan proses jangka panjang daripada kebutuhan instan demi satu pertandingan. Bagi penggemar Persib, pesan jelas: sabar menunggu debut Peralta, karena yang terbaik belum datang.

Mengapa Ini Penting

Keputusan Igor Tolic menahan Mariano Peralta mencerminkan pergeseran budaya manajemen tim di Liga 1: dari mentalitas 'instan' menuju perencanaan jangka panjang yang mengutamakan kesehatan pemain. Bagi Persib, ini uji karakter squad tanpa bintang baru di laga paling bertekanan musim ini. Jika Maung Bandung lolos ke final tanpa Peralta, kepercayaan pada sistem Igor akan menguat — dan debut Peralta di final bisa jadi momen 'game changer' yang dirancang matang, bukan taruhan nafsu.

Sumber Asli
CNN Indonesia Sepak Bola
Tanggal
2 Agustus 2026
Waktu Baca
4 menit