Persib Bandung meraih kemenangan tipis 1-0 atas DPMM FC pada lanjutan Grup A Piala Presiden 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (28/7). Satu-satunya gol dicetak Balsa Sekulic pada menit ke-74 setelah sepakan penalti miliknya ditepis kiper Samuel Somerville, namun bola rebond berhasil didorong ke gawang kosong. Kemenangan ini mengantarkan Maung Bandung mengumpulkan 6 poin dari dua laga dan secara matematis sudah memastikan tiket ke babak semifinal.
Di laga pembuka hari yang sama, Arema FC mengalahkan Tampines Rovers dari Singapura dengan skor 2-1. Gustavo Henrique menjadi pahlawan Singo Edan dengan mencetak dua gol cepat pada menit ke-27 dan ke-34, sementara Dylan Fox hanya menyematkan gol kepercayaan untuk tamu di menit ke-45+4. Tiga poin tersebut menempatkan Arema di posisi kedua klasemen dengan koleksi 3 poin.
Piala Presiden 2026 berfungsi sebagai turnamen pramusim yang melibatkan klub-klub Liga 1 serta sejumlah tim asing undangan. Format kompetisi dengan dua grup masing-masing empat tim memberikan kesempatan bagi pelatih untuk menguji skema taktis, memberikan menit bermain bagi pemain baru, serta membangun kimia tim sebelum liga resmi bergulir pada bulan Agustus mendatang.
Klasemen Grup A usai dua putaran penuh menunjukkan Persib di puncak dengan 6 poin, diikuti Arema 3 poin, sedangkan DPMM FC dan Tampines Rovers masih terkunci nol poin setelah masing-masing menelan dua kekalahan. Kedua tim asing itu tampak kesulitan menyesuaikan intensitas dan kecepatan permainan liga Indonesia.
Sementara di Grup B, Port FC dan Persebaya Surabaya sama-sama mengumpulkan 3 poin setelah masing-masing meraih satu kemenangan dan satu kekalahan. Persija Jakarta dan PSMS Medan belum bergerak dari nol poin, menciptakan persaingan ketat untuk dua tiket semifinal yang akan diputuskan pada putaran terakhir fase grup.
Kualifikasi dini Persib memberi ruang bagi pelatih Bojan Hodak untuk melakukan rotasi pemain di laga tersisa fase grup tanpa tekanan hasil. Hal ini berguna untuk menjaga kebugaran utama serta mengevaluasi kedalaman skuad, terutama di sektor sayap dan lini tengah yang akan menjadi kunci di Liga 1.
Di sisi Arema, penampilan Gustavo Henrique yang mencetak brace menandakan striker Brasil itu telah menemukan ritme bersama rekan barunya. Jika konsistensi ini terjaga, Singo Edan akan memiliki opsi penyerang andal yang mampu memecah pertahanan lawan baik di turnamen pramusim maupun di kompetisi resmi.
Kegagalan DPMM dan Tampines Rovers juga menyoroti kesenjangan kualitas antara klub domestik yang sudah terbiasa dengan jadwal padat Liga 1 dan tim tamu yang baru beradaptasi. Kedua tim itu kehilangan peluang untuk memperoleh poin, yang berarti mereka akan bermain hanya untuk menghindari posisi terakhir di fase grup.
Meskipun tidak ada kutipan langsung dari pelatih dalam laporan resmi, observasi di lapangan menunjukkan bahwa kedua tim Indonesia memanfaatkan keunggulan fisik dan dukungan penonton untuk mendikte tempo permainan. Faktor kandang dan iklim tropis menjadi variabel yang sering mempengaruhi performa tim asing di turnamen semacam ini.
Babak semifinal dijadwalkan digelar minggu depan dengan format knockout. Persib akan menghadapi runner-up Grup B, sedangkan Arema akan bertemu juara Grup B. Hasil putaran terakhir Grup B malam ini akan menentukan lawan masing-masing, sehingga kedua tim Indonesia masih memiliki waktu untuk mempersiapkan strategi spesifik.
Bagi para penggemar, dua kemenangan beruntun ini membangkitkan optimisme awal musim. Persib dan Arema telah menunjukkan karakter juara sejak pramusim, dan momentum ini diharapkan dapat dibawa ke Liga 1 agar sepak bola Indonesia semakin menarik dan kompetitif.