Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin krusial pada pekan pembuka Super League setelah menundukkan PSM Makassar dengan skor akhir 3-1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (6/9) malam. Kemenangan ini diraih Maung Bandung lewat perjuangan gigih, bangkit dari ketertinggalan cepat di babak pertama hingga akhirnya mendominasi jalannya pertandingan.
Publik tuan rumah sempat terdiam saat peluit babak pertama baru bergulir. PSM Makassar mengambil inisiatif serangan balik yang mematikan, memanfaatkan celah di lini pertahanan Persib. Luka Bulatovic yang memimpin transisi cepat PSM berhasil mengirimkan umpan matang kepada Kodai Tanaka. Penyerang asal Jepang itu pun dengan tenang menaklukkan kiper Persib, membawa tim tamu unggul 1-0 di awal laga.
Memasuki babak kedua, pelatih Igor Tolic melakukan penyesuaian taktis yang signifikan. Persib tampil lebih agresif dan menekan tinggi sejak menit awal. Hasilnya terlihat instan pada menit ke-48 melalui eksekusi bola mati. Umpan sepak pojok terukur dari Thom Haye disambut dengan sundulan keras Patricio Matricardi yang menghujam gawang PSM, mengubah papan skor menjadi imbang 1-1.
Gol penyama kedudukan tersebut membakar semangat para pemain Persib dan memicu sorak-sorai Bobotoh di GBLA. Hanya berselang tiga menit, tuan rumah berbalik memimpin. Balsa Sekulic menjadi aktor utama lewat aksi individu berkelas. Setelah melewati kawalan pemain belakang PSM dengan satu sentuhan cerdik, Sekulic melepaskan tendangan kaki kiri melengkung dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau kiper.
Dominasi Persib terus berlanjut hingga menit ke-82, saat Uilliam Barros mengunci kemenangan lewat gol spektakuler lainnya. Tembakan keras dari luar kotak penalti yang dilepaskan Barros melesat kencang, tidak mampu dibendung Hilmansyah. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan usai, menandai awal sempurna bagi skuad asuhan Igor Tolic di musim kompetisi ini.
Kemenangan ini memberikan sinyal kuat bahwa Persib telah mencapai kematangan taktis yang lebih baik dibandingkan musim sebelumnya. Kehadiran pemain-pemain kunci seperti Thom Haye memberikan dimensi baru dalam skema permainan, terutama dalam situasi bola mati yang terbukti memecah kebuntuan. Kemampuan tim untuk bangkit dari tekanan menunjukkan mentalitas juara yang mulai terbangun dalam skuad.
Bagi PSM Makassar, kekalahan ini menjadi catatan evaluasi penting mengenai transisi pertahanan. Meski serangan balik mereka sempat merepotkan, ketidakmampuan membendung tekanan intensitas tinggi di babak kedua menjadi masalah utama. Pelatih PSM tentu harus membenahi kedisiplinan organisasi pemain di area pertahanan sebelum laga berikutnya.
Keberhasilan Persib di laga ini juga menarik perhatian karena kualitas gol yang tercipta. Dua gol dari luar kotak penalti menunjukkan keberanian pemain untuk melakukan spekulasi jarak jauh, sebuah elemen yang seringkali menjadi pembeda dalam pertandingan ketat. Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas individu pemain asing Persib musim ini berada di level yang mampu mengangkat performa tim secara kolektif.
Kehadiran penonton di Stadion GBLA memberikan atmosfer yang tak ternilai bagi para pemain. Dukungan tanpa henti dari Bobotoh terbukti mampu meningkatkan energi pemain di saat-saat kritis, terutama saat tertinggal di babak pertama. Faktor kandang ini akan menjadi modal vital bagi Persib dalam mengarungi ketatnya kompetisi Super League.
Kemenangan ini juga menegaskan pentingnya kedalaman skuad. Igor Tolic berhasil mengoptimalkan rotasi dan instruksi taktis yang tepat saat jeda babak. Ke depan, konsistensi akan menjadi tantangan utama. Persib harus membuktikan bahwa kemenangan ini bukan sekadar keberuntungan awal musim, melainkan fondasi bagi konsistensi performa di laga-laga tandang yang jauh lebih menantang.
Tren positif ini diharapkan dapat menular ke seluruh tim peserta liga, memacu standar permainan yang lebih menghibur. Dengan banyaknya gol indah dan intensitas tinggi, liga musim ini berpotensi menjadi salah satu yang paling kompetitif. Para suporter tentu menantikan apakah Persib mampu mempertahankan performa impresif ini saat menjamu lawan-lawan tangguh lainnya di pekan-pekan mendatang.
Langkah selanjutnya bagi Persib adalah mempertahankan ritme permainan. Fokus utama tim kini beralih pada pemulihan fisik dan pembenahan lini pertahanan agar tidak lagi kecolongan lewat serangan balik cepat. Jika mampu menjaga stabilitas di lini tengah dan ketajaman di depan gawang, Persib berada di jalur yang tepat untuk menjadi kandidat kuat juara Super League musim ini.