Olahraga

Perbasi Sahkan 10 Peraturan Organisasi Baru untuk Perkuat Tata Kelola Basket Nasional

Perbasi Sahkan 10 Peraturan Organisasi Baru untuk Perkuat Tata Kelola Basket Nasional

Ringkasan

  • Perbasi resmi mengesahkan 10 Peraturan Organisasi baru untuk meningkatkan tata kelola dan profesionalisme ekosistem bola basket di Indonesia.

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) secara resmi mengesahkan 10 Peraturan Organisasi (PO) dalam rapat pleno yang berlangsung pada Jumat lalu. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk memperkuat fondasi kelembagaan serta meningkatkan standar profesionalisme dalam pengelolaan ekosistem bola basket di Tanah Air.

Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi, Fritz Siregar, mengungkapkan bahwa dari total 10 aturan yang disahkan, sebanyak delapan di antaranya merupakan regulasi yang benar-benar baru. Sementara itu, dua aturan lainnya merupakan hasil penyempurnaan mendalam dari peraturan yang telah ada sebelumnya, guna menyesuaikan dengan dinamika perkembangan olahraga modern.

Adapun delapan aturan baru tersebut mencakup aspek penyelenggaraan bola basket 5on5, regulasi tenaga keolahragaan 5on5, pengembangan minibasket, serta tata kelola kegiatan dan tenaga keolahragaan untuk format 3x3. Selain itu, terdapat pula aturan mendasar mengenai mekanisme perpindahan olahragawan yang selama ini menjadi perhatian penting bagi klub dan atlet.

Khusus untuk peraturan lama yang diperbarui, Perbasi melakukan langkah signifikan dengan memisahkan aturan etik dan disiplin ke dalam dua dokumen yang berdiri sendiri. Pemisahan ini bertujuan untuk menciptakan proses penelaahan yang lebih spesifik, transparan, dan akuntabel dalam menangani setiap potensi pelanggaran kode etik maupun kode disiplin yang mungkin terjadi di lapangan.

Fritz Siregar menegaskan bahwa paket peraturan ini merupakan instrumen kelembagaan krusial agar organisasi tidak lagi berjalan hanya berdasarkan kebiasaan atau asumsi semata. Dengan adanya norma, prosedur, dan standar tata kelola yang terukur, Perbasi berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang lebih profesional, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Secara garis besar, seluruh paket aturan tersebut dikelompokkan ke dalam tiga rumpun utama, yakni tata kelola kelembagaan, manajemen kegiatan dan kompetisi, serta norma perilaku. Hal ini mencakup seluruh aspek vital mulai dari struktur organisasi, standar kualitas sumber daya manusia, hingga penegakan disiplin yang akan menjadi acuan utama bagi seluruh pemangku kepentingan bola basket di Indonesia.

Mengapa Ini Penting

Pembaruan regulasi ini menjadi tonggak penting bagi profesionalisasi olahraga di Indonesia, memastikan bahwa setiap aspek kompetisi dan pembinaan atlet memiliki payung hukum yang jelas. Langkah ini memberikan kepastian hukum bagi klub dan atlet, sekaligus meningkatkan kredibilitas Perbasi dalam mengelola industri bola basket nasional yang semakin kompetitif.

Sumber Asli
Antaranews
Tanggal
3 Juli 2026
Waktu Baca
2 menit