Tim balap sepeda NSN Cycling Team mendapatkan sambutan hangat dan normal layaknya kontestan lain saat presentasi tim Tour de France di Barcelona pada hari Kamis lalu. Suasana ini menjadi kontras yang sangat mencolok jika dibandingkan dengan ketegangan yang dialami tim tersebut pada tahun lalu, saat mereka masih berkompetisi dengan identitas Israel-Premier Tech.
Sepanjang tahun 2025, tim tersebut terus-menerus menjadi target protes terkait keterlibatan mereka dalam berbagai ajang balap dunia. Salah satu insiden paling menonjol terjadi di Vuelta a Espana, di mana demonstran pro-Palestina melakukan aksi penolakan keras terhadap keterlibatan entitas yang saat itu masih membawa identitas Israel di tengah konflik yang berlangsung di Gaza.
Pada pembukaan Tour de France tahun lalu di Lille, tim tersebut bahkan harus dikawal oleh petugas berpakaian sipil. Pengamanan ekstra ketat pun terus diterapkan di sepanjang rute balapan, termasuk kehadiran polisi yang berjaga di bus tim. Ketegangan memuncak ketika seorang pengunjuk rasa dengan kaus bertuliskan "Israel out of the Tour" mengganggu garis finis sprint pada etape ke-11.
Kondisi berubah drastis setelah tim melakukan rebranding total. Setelah lebih dari satu dekade menggunakan identitas Israel, perusahaan olahraga dan hiburan Never Say Never (NSN)—yang didirikan oleh mantan bintang sepak bola Andres Iniesta—mengambil alih kepemilikan tim pada November lalu. Kini, tim tersebut bermitra dengan perusahaan investasi Swiss, Stoneweg, dan beroperasi di bawah lisensi Swiss dengan basis utama di Girona dan Barcelona.
Andres Iniesta dalam konferensi pers menyatakan bahwa proyek ini sangat spesial bagi semua pihak, terutama karena Barcelona menjadi titik awal balapan prestisius ini. Direktur olahraga NSN Cycling Team, Sam Bewley, menambahkan bahwa memulai balapan dari kota asal NSN memberikan semangat baru bagi tim. Ia mengakui bahwa atmosfer tahun ini jauh lebih kondusif dibandingkan dua tahun terakhir saat mereka memulai balapan di lokasi yang tidak memiliki ikatan emosional dengan tim.
Meski terjadi perubahan manajemen dan sponsor, Bewley menegaskan bahwa fokus utama tim tetap pada performa atlet. Dipimpin oleh pembalap Eritrea, Biniam Girmay, yang sukses meraih tiga kemenangan etape dan jersey hijau pada edisi 2024, NSN kini menargetkan pencapaian serupa. Iniesta berharap timnya bisa merayakan kemenangan etape atau melihat Girmay kembali mempertahankan kejayaannya di ajang bergengsi ini.