Olahraga

Nico Paz Digadang Jadi Pewaris Nomor 10 Lionel Messi di Argentina

Nico Paz Digadang Jadi Pewaris Nomor 10 Lionel Messi di Argentina

Ringkasan

  • Nico Paz, gelandang muda Como 1907, diproyeksikan menjadi penerus nomor punggung 10 di timnas Argentina menyusul keputusan pensiun Lionel Messi awal pekan ini.

Era baru tim nasional Argentina resmi dimulai setelah Lionel Messi memutuskan pensiun dari panggung internasional awal pekan ini. Keputusan sang megabintang mengakhiri perjalanan panjang yang ia jalani sejak Maret 2009 di bawah asuhan mendiang Diego Maradona. Kini, perhatian publik tertuju pada siapa sosok yang akan mengenakan nomor punggung 10, simbol keramat dalam sepak bola Argentina yang selama 17 tahun lekat dengan identitas Messi.

Laporan dari ESPN Argentina mengarahkan sorotan tajam kepada Nico Paz, gelandang kreatif yang kini membela Como 1907. Pemain berusia 21 tahun ini dinilai memiliki profil yang paling layak untuk memikul beban ekspektasi besar sebagai penerus takhta nomor 10. Namun, pewarisan nomor tersebut tidak bersifat otomatis dan memiliki syarat administratif serta teknis di balik layar.

Transformasi nomor punggung 10 di tim Tango bukanlah urusan sepele. Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) tidak bisa memensiunkan nomor tersebut karena regulasi ketat FIFA yang mewajibkan setiap tim nasional menggunakan nomor punggung secara berurutan dalam skuad resmi. Oleh karena itu, mencari suksesor yang mampu menjaga marwah nomor 10 menjadi urgensi bagi federasi.

Syarat utama yang harus dipenuhi agar Nico Paz resmi mengenakan nomor tersebut adalah kepastian masa depan pelatih Lionel Scaloni. Kesepakatan perpanjangan kontrak Scaloni dalam beberapa bulan ke depan menjadi kunci utama. Jika Scaloni tetap menahkodai tim, ia diproyeksikan akan memberikan kepercayaan penuh kepada Paz sebagai motor serangan masa depan Argentina.

Perjalanan karier Nico Paz menunjukkan grafik yang sangat impresif. Jebolan akademi Real Madrid, Castilla, ini menunjukkan kematangan luar biasa sejak hijrah ke Italia. Di bawah polesan pelatih Cesc Fabregas di Como, Paz berevolusi menjadi gelandang yang tidak hanya piawai mengalirkan bola, tetapi juga memiliki ketajaman di depan gawang lawan.

Statistik Paz sepanjang musim 2025/2026 menjadi bukti nyata kualitasnya. Ia mencatatkan 40 penampilan dengan kontribusi 13 gol dan 8 assist. Angka tersebut menegaskan bahwa ia bukan sekadar pemain muda berbakat, melainkan pilar utama yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan ketat di level kompetitif seperti Serie A.

Di Indonesia, fenomena pewarisan nomor punggung ikonik sering kali menjadi perdebatan hangat, terutama di tim nasional. Ketiadaan sosok yang mampu memikul ekspektasi sebesar nomor 10 sering kali membuat posisi tersebut menjadi beban mental bagi pemain muda. Kasus Nico Paz ini bisa menjadi cermin bagi pembinaan pemain muda di Indonesia tentang pentingnya pendampingan psikologis dalam mengemban tanggung jawab besar.

Kehadiran pemain seperti Nico Paz di liga top Eropa memberikan inspirasi bagi talenta muda Indonesia yang merantau ke luar negeri. Transformasi dari pemain cadangan di klub besar menjadi bintang di klub medioker yang ambisius seperti Como adalah jalur karier yang sangat realistis untuk ditiru oleh pemain berbakat tanah air yang ingin berkarier di liga Eropa.

Debut Paz bersama timnas Argentina pada Oktober 2024 melawan Bolivia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi titik balik. Sejak saat itu, ia telah tampil dalam 11 pertandingan dengan catatan 1 gol dan 1 assist. Angka tersebut mungkin terlihat sederhana, namun pengaruhnya di lapangan jauh melampaui statistik dasar tersebut.

Banyak pengamat sepak bola menilai bahwa gaya bermain Paz memiliki kemiripan dengan cara Messi membangun serangan dari lini kedua. Keberaniannya dalam melakukan penetrasi dan visi bermain yang luas membuatnya menjadi aset paling berharga bagi Argentina pasca-era Messi. Ia dianggap sebagai jembatan yang menghubungkan generasi emas Argentina dengan masa depan yang lebih dinamis.

Langkah selanjutnya bagi Nico Paz adalah membuktikan konsistensi di level klub musim depan. Jika ia mampu mempertahankan performa impresifnya bersama Como, pintu menuju nomor 10 timnas Argentina akan terbuka lebar. Dunia kini menunggu apakah pemain muda ini mampu mengatasi tekanan besar dari warisan yang ditinggalkan oleh sang legenda.

Secara keseluruhan, transisi ini merupakan bagian dari siklus alamiah dalam dunia sepak bola profesional. Meski kehilangan sosok Messi adalah kehilangan besar, kehadiran bakat seperti Nico Paz memberikan harapan bahwa Argentina akan tetap kompetitif di kancah internasional dalam dekade mendatang.

Mengapa Ini Penting

Berita ini krusial karena menandai berakhirnya era dominasi Lionel Messi di sepak bola internasional yang berimplikasi pada nilai komersial dan taktis timnas Argentina. Bagi penggemar di Indonesia, ini menjadi studi kasus tentang manajemen suksesi pemain bintang dan beban psikologis yang menyertai nomor punggung ikonik. Selain itu, kesuksesan Nico Paz di Como membuktikan bahwa pemain muda bisa mendapatkan kepercayaan di timnas besar melalui performa impresif di klub menengah, sebuah model pengembangan yang relevan bagi talenta sepak bola Indonesia.

Pertanyaan Umum

Apa isi utama artikel "Nico Paz Digadang Jadi Pewaris Nomor 10 Lionel Messi di Argentina"?

Nico Paz, gelandang muda Como 1907, diproyeksikan menjadi penerus nomor punggung 10 di timnas Argentina menyusul keputusan pensiun Lionel Messi awal pekan ini.

Mengapa Olahraga ini penting?

Berita ini krusial karena menandai berakhirnya era dominasi Lionel Messi di sepak bola internasional yang berimplikasi pada nilai komersial dan taktis timnas Argentina. Bagi penggemar di Indonesia, ini menjadi studi kasus tentang manajemen suksesi pemain bintang dan beban psikologis yang menyertai nomor punggung ikonik. Selain itu, kesuksesan Nico Paz di Como membuktikan bahwa pemain muda bisa men

Sumber Asli
CNN Indonesia Olahraga
Tanggal
3 September 2026
Waktu Baca
5 menit